Dukungan agar Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma kembali memimpin Lumajang mulai menguat dari internal PDI Perjuangan Jawa Timur. Partai menilai duet bupati dan wakil bupati itu masih layak dipertahankan untuk periode mendatang.
Isyarat tersebut muncul di tengah konsolidasi partai di daerah. Bagi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, hubungan antara eksekutif dan legislatif di Lumajang selama ini berjalan harmonis dan menjadi alasan penting untuk mendorong keberlanjutan kepemimpinan keduanya.
Regenerasi Jadi Modal Politik
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan dukungan itu setelah pelantikan Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang. Agenda tersebut menjadi rangkaian penutup Musyawarah Anak Cabang dan pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Jawa Timur.
Menurut Deni, konsolidasi organisasi di DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang juga berjalan baik. Struktur partai di daerah itu dinilai menunjukkan regenerasi yang sehat dengan komposisi kader yang cukup berimbang.
Ia menyebut keterwakilan perempuan dalam kepengurusan mencapai 45 persen, melampaui batas minimal 30 persen. Sementara itu, kader muda berusia 35 tahun ke bawah tercatat sebesar 32,9 persen.
Komposisi tersebut, kata Deni, memberi modal penting bagi partai untuk menghadapi agenda politik mendatang. Kombinasi kader senior dan junior, lama dan baru, dinilai bisa menjadi kekuatan besar bagi PDI Perjuangan di Lumajang.
Arah 2029 Mulai Dipetakan
Menjelang Pemilu 2029, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mulai melakukan pemetaan politik di berbagai daerah. Salah satu target yang ingin diperjuangkan adalah penambahan kursi legislatif di Kabupaten Lumajang.
Di saat yang sama, partai juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan dan sinergi di eksekutif. Dalam pandangan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, modal politik serta hubungan antarunsur pemerintahan di Lumajang menjadi alasan utama untuk terus mendorong keberlanjutan kepemimpinan Indah Amperawati dan Yudha Adji Kusuma.
Sikap itu menunjukkan bahwa Lumajang masuk dalam radar penting PDI Perjuangan Jawa Timur menjelang pertarungan politik berikutnya. Dengan konsolidasi internal yang dinilai solid, partai tampak menyiapkan pijakan lebih awal untuk mempertahankan sekaligus memperkuat pengaruhnya di daerah tersebut.
