Orange Pi 6 Makin Sulit Diabaikan, 45 TOPS AI dan Dua SSD PCIe 4

Author: Cung Media

Orange Pi 6 datang dengan ambisi yang sulit diabaikan di kelas single-board computer. Di atas kertas, papan ini terlihat jauh lebih agresif daripada Raspberry Pi karena menyasar performa AI, jaringan ganda, dan penyimpanan yang biasanya lebih dekat ke mini PC.

Itulah yang membuat perangkat ini menarik bagi pengguna yang ingin board kecil, hemat daya, tetapi tetap sanggup menangani beban kerja modern. Orange Pi 6 mencoba mengambil posisi itu dengan kombinasi komputasi yang lebih kuat dan ruang ekspansi yang luas.

AI jadi nilai jual paling mencolok

Pabrikan menyebut Orange Pi 6 mampu mencapai hingga 45 TOPS untuk AI. Namun angka itu merupakan performa total sistem, karena menghitung kontribusi CPU, NPU, dan GPU sekaligus, bukan hanya unit AI khusus.

NPU-nya sendiri disebut menyumbang 28,8 TOPS. Dengan begitu, angka 45 TOPS lebih tepat dibaca sebagai kemampuan gabungan sistem, yang juga mengisyaratkan bahwa efisiensi daya bisa terpengaruh ketika seluruh komponen ikut bekerja keras.

Di baliknya, Orange Pi 6 memakai CIX CD8180 SoC dengan 12 inti pemrosesan. Konfigurasi ini menegaskan bahwa board ini memang diarahkan untuk komputasi yang lebih serius, bukan sekadar tugas ringan khas SBC pemula.

Konektivitas dan penyimpanan terasa seperti mini PC

Bagian yang paling membedakan Orange Pi 6 ada pada konektivitas. Papan ini membawa dua port Ethernet, dan masing-masing mendukung kecepatan hingga 2,5 Gbit/s.

Untuk skenario seperti server rumahan atau NAS, kombinasi itu sangat relevan karena memberi jalur jaringan yang cepat dan fleksibel. Dukungan penyimpanan juga mengikuti arah yang sama, karena Orange Pi 6 bisa menampung hingga dua SSD M.2 2280 lewat empat jalur PCIe 4.0 untuk masing-masing drive.

Pabrikan juga menyiapkan opsi SATA adapter card untuk kebutuhan NAS. Jika konektivitas nirkabel diperlukan, Wi-Fi dan Bluetooth dapat ditambahkan melalui modul M.2 Key E.

Memori besar, port banyak, dan layar lebih fleksibel

Orange Pi 6 hadir dengan LPDDR5 berkapasitas 8 GB, 16 GB, atau 24 GB, tergantung konfigurasi. Kapasitas ini memberi ruang lebih lega untuk multitasking dan aplikasi yang lebih berat dibanding board kelas entry-level.

Untuk penyimpanan dasar, microSD tetap tersedia. Meski begitu, fokus pengembangannya jelas mengarah ke SSD M.2 karena performanya lebih cocok untuk pemakaian jangka panjang.

Di sisi port, tersedia dua USB 3.0 Type-A, dua USB 2.0, dan dua USB 3.0 Type-C penuh fungsi. Dua port Type-C itu juga mendukung output video, sehingga perangkat ini tidak bergantung pada satu jalur tampilan saja.

Untuk display, DisplayPort 1.4 mendukung output 4K hingga 120 Hz, sedangkan HDMI 2.0 mendukung hingga 60 Hz. Dukungan MIPI CSI juga tersedia, bersama daya masuk lewat USB Type-C dan header GPIO 40-pin untuk eksperimen maupun integrasi perangkat tambahan.

Ukuran papan ini 90 × 90 mm, tetapi harga dan ketersediaannya belum diumumkan. Orange Pi 5 sudah tersedia di Amazon, sementara Orange Pi 6 masih menunggu detail rilis resmi yang lebih lengkap.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru