
OPPO Indonesia resmi menambah dua perangkat IoT premium ke pasar Tanah Air lewat Oppo Watch X3 dan Oppo Enco Clip2. Kedua produk ini mengarah ke kebutuhan yang sama, yaitu perangkat pintar yang nyaman dipakai, bergaya, dan makin terhubung dengan ekosistem digital.
Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana OPPO memperkuat strategi ekosistem perangkat yang saling terkoneksi. Sasaran utamanya adalah pengguna aktif dan mobile yang ingin teknologi terasa praktis dalam rutinitas harian.
Chief Marketing Officer OPPO Indonesia, Jiang Linlin, mengatakan perusahaan ingin menghadirkan teknologi yang relevan dan nyaman digunakan setiap hari. Ia menyebut Oppo Enco Clip2 dan Oppo Watch X3 dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin dinamis.
Titanium dan layar terang untuk Watch X3
Oppo Watch X3 hadir sebagai smartwatch flagship dengan material titanium aerospace-grade. OPPO menyediakan dua pilihan warna, yaitu Misty Titanium dan Obsidian Black.
Jam tangan pintar ini juga dibuat lebih tipis dan ringan dibanding generasi sebelumnya. Bobotnya 43 gram dengan ketebalan 11 mm, sehingga tetap ringkas untuk penggunaan harian.
Layarnya memakai Sapphire Crystal dan mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 3.000 nits. Dari sisi ketahanan, perangkat ini sudah mengantongi sertifikasi 5ATM, IP68, IP69, dan MIL-STD-810H.
Baterai 16 hari dan fitur kesehatan lengkap
Daya tahan menjadi salah satu sorotan utama Oppo Watch X3. Smartwatch ini membawa baterai Silicon-Carbon 646mAh yang diklaim tahan hingga 16 hari dalam Power Saver Mode.
Dalam penggunaan normal di Smart Mode, baterainya disebut mampu bertahan hingga 5 hari. OPPO juga memasang Dual-Engine Architecture yang memadukan chip performa Wear OS dan efficiency MCU untuk menjaga efisiensi tanpa mengorbankan kinerja.
Di sektor kesehatan, Watch X3 mendukung lebih dari 100 mode olahraga. Perangkat ini juga membawa sensor ECG tersertifikasi yang dapat melakukan analisis kesehatan jantung dalam waktu sekitar 30 detik.
Ada pula fitur 60s Wellness Overview untuk melihat kualitas tidur, tingkat stres, dan kondisi tubuh secara cepat dari pergelangan tangan. Sistem operasinya memakai Wear OS 6 by Google, sehingga pengguna bisa mengakses Gemini AI, Google Maps, Google Wallet, dan YouTube Music langsung dari jam tangan.
Enco Clip2 mengusung desain clip-on yang lebih ekspresif
Jika Watch X3 menonjol lewat kesan tangguh, Enco Clip2 tampil sebagai TWS open-ear premium dengan pendekatan yang lebih fashion-forward. OPPO menyebut desain Unibody Ear Cuff yang dipakai perangkat ini sebagai yang pertama di kelasnya.
Pilihan warnanya terdiri dari Luminous Gold dengan sentuhan metallic finish dan Slate Grey yang terlihat lebih modern. Bobot tiap earbud hanya 5,2 gram, sementara material shape-memory Ni-Ti arc membantu earbud mengikuti bentuk telinga dengan lebih fleksibel.
Untuk kualitas suara, OPPO menggandeng Dynaudio dari Denmark. Hasil kolaborasi itu hadir lewat tuning eksklusif Dynaudio Signature pada Enco Clip2.
Perangkat ini memakai coaxial dual dynamic driver 9mm + 11mm serta DAC independen. Kombinasi tersebut diarahkan untuk menghasilkan bass yang lebih dalam, vokal yang jernih, dan detail audio yang lebih kaya.
AI, konektivitas, dan harga di Indonesia
Enco Clip2 juga dibekali sejumlah fitur pintar yang memperkuat posisinya sebagai TWS modern. Fitur yang tersedia mencakup AI Translate, AI noise reduction untuk panggilan, Dual-Device Connection, kontrol gestur, dan remote camera control.
Dari sisi konektivitas, perangkat ini mendukung Bluetooth 6.1 dan codec LHDC 5.0. Enco Clip2 juga memiliki sertifikasi IP55 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air.
Di Indonesia, Oppo Enco Clip2 dijual seharga Rp2.899.000. Sementara itu, Oppo Watch X3 dibanderol Rp6.499.000 untuk varian Obsidian Black dan Rp6.999.000 untuk varian Misty Titanium.
Kehadiran dua perangkat ini menunjukkan arah baru OPPO dalam merangkul pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan fungsi yang semakin luas. Watch X3 menyasar kebutuhan smartwatch dengan daya tahan panjang dan fitur kesehatan lengkap, sementara Enco Clip2 menawarkan audio ringan yang dibalut AI dan desain yang lebih personal.
Source: www.suara.com




