Oppo A6c Resmi Di Indonesia, Baterai 7.000 mAh Dan Layar 120Hz Di Harga Rp2 Jutaan

Oppo A6c resmi hadir di Indonesia dengan kombinasi yang langsung menonjol di kelas harga terjangkau, yaitu baterai 7.000 mAh dan layar 120Hz. Targetnya jelas: pengguna yang membutuhkan ponsel tahan lama, responsif, dan nyaman dipakai untuk hiburan, gaming, hingga live streaming.

Di segmen entry hingga menengah, Oppo menempatkan A6c sebagai perangkat yang menyeimbangkan desain, daya tahan, dan kelancaran penggunaan. Ponsel ini juga dirancang agar tetap terlihat stylish tanpa mengorbankan fungsi harian.

Desain yang mengejar kesan premium

Oppo memberi A6c desain yang terinspirasi dari smartphone flagship masa kini. Bagian bodinya menampilkan detail horizontal modern dan sudut melengkung agar lebih nyaman digenggam.

Ponsel ini hadir dalam tiga pilihan warna, yaitu ungu, putih, dan coklat. Oppo menyebut seluruh varian warna tersebut memakai teknik manufaktur Feather Textured Finish dan efek 3D Dynamic Glow untuk memberi kesan premium.

“Desainnya terinspirasi dari tren flagship masa kini,” ujar Jiang Linlin, Chief Marketing Officer Oppo Indonesia. Pernyataan itu menegaskan bahwa A6c tidak hanya mengandalkan fungsi, tetapi juga tampilan yang lebih menarik.

Baterai besar menjadi daya tarik utama

Sektor daya menjadi nilai jual terbesar Oppo A6c karena membawa baterai 7.000 mAh. Kapasitas ini disebut sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya dan ditujukan untuk pengguna dengan aktivitas tinggi sepanjang hari.

Oppo mengklaim baterainya mampu bertahan hingga 28 hari dalam mode siaga. Perusahaan juga menyebut perangkat ini dapat memutar video YouTube hingga 26,84 jam dan dipakai bermain Mobile Legends: Bang Bang sampai 11,67 jam dalam sekali pengisian.

Untuk penggunaan yang lebih fleksibel, Oppo menambahkan dukungan 5W Reverse Wired Charging. Fitur ini memungkinkan A6c dipakai untuk mengisi perangkat lain seperti earbuds atau smartwatch.

Pengisian dayanya memakai fast charging 15W. Oppo mengklaim baterai dapat terisi dari 1 persen ke 21 persen dalam 30 menit, sementara pengisian penuh memerlukan sekitar 2 jam 52 menit.

Perusahaan juga menyebut baterainya dirancang memiliki usia pakai hingga enam tahun. Klaim ini menjadi bagian penting bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan perangkat untuk pemakaian jangka panjang.

Layar 120Hz dan performa harian

Di sisi performa, Oppo A6c mengandalkan prosesor octa-core Unisoc T7250 yang dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan hingga 128GB. Perangkat ini juga memakai storage UFS 2.2 untuk mendukung kecepatan baca dan tulis data.

Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjaga kelancaran saat multitasking maupun bermain game. Oppo menyebut A6c mampu menjalankan Mobile Legends: Bang Bang di 60fps stabil hingga tiga jam penggunaan.

Layar 120Hz ultra cerah menjadi pelengkap utama untuk pengalaman scrolling dan hiburan yang lebih mulus. Fitur ini membuat tampilan terasa lebih responsif saat pengguna membuka media sosial, berpindah aplikasi, atau menikmati konten visual.

Oppo juga menyertakan sertifikasi Fluency Protection selama empat tahun. Klaim ini diarahkan untuk menjaga performa perangkat tetap lancar dalam pemakaian jangka panjang.

Dirancang tetap responsif dalam kondisi harian

Selain mengusung performa dan baterai besar, Oppo A6c membawa sertifikasi IP64. Perlindungan ini memberi ketahanan terhadap debu dan percikan air dalam penggunaan harian.

Ponsel ini juga dilengkapi fitur Splash Touch dan Oily-Hand Touch agar layar tetap responsif saat disentuh dengan tangan basah atau berminyak. Oppo menyebut fitur itu relevan untuk kondisi seperti hujan ringan, selesai berolahraga, atau saat dipakai di dapur.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa A6c tidak hanya mengejar spesifikasi di atas kertas. Oppo juga menyiapkan fungsi yang mendukung skenario penggunaan nyata bagi pengguna aktif.

Kamera 13MP dan fitur AI

Untuk kebutuhan foto, Oppo A6c membawa kamera utama 13MP Ultra-Clear dengan mode 50MP Hi-Res Mode. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 5MP untuk swafoto dan panggilan video.

Oppo juga menambahkan Portrait Mode, Night Mode, dan Retouch untuk memberi fleksibilitas saat mengambil gambar. Fitur-fitur itu ditujukan agar hasil foto tetap bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Dari sisi perangkat lunak, A6c mendukung AI Smart Image Matting 2.0, AI Clear Face, dan AI Eraser. Oppo juga menyertakan Google Gemini, Google Lens, dan Privacy Safe untuk membantu produktivitas serta pengelolaan konten di perangkat.

Harga Oppo A6c di Indonesia

Di Indonesia, Oppo A6c hadir dalam dua pilihan memori. Varian 4/64GB dibanderol Rp2.499.000, sedangkan varian 4/128GB dijual Rp2.999.000.

Dengan kombinasi baterai 7.000 mAh, layar 120Hz, perlindungan IP64, dan fitur pengisian terbalik, Oppo A6c masuk ke persaingan HP baterai besar di Indonesia dengan pendekatan yang menekankan daya tahan dan kenyamanan penggunaan harian.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button