Onvo L60 Tembus 100 Ribu Pengiriman, Tekanan ke Rival Model Y Makin Terasa

Onvo L60 resmi menembus 100.000 pengiriman kumulatif dan itu menjadi sinyal penting di pasar SUV listrik menengah China. Pencapaian ini menunjukkan bahwa model pertama sub-merek Nio tersebut tidak hanya bertahan, tetapi juga terus menguat di tengah persaingan yang padat.

Data pengiriman terbarunya ikut memperlihatkan laju yang masih solid pada bulan berjalan. Berdasarkan data yang dihimpun CnEVPost, L60 sudah mengirim 2.346 unit sejauh bulan ini, setelah mencatat 2.026 unit pada Mei dan membawa total pengiriman sejak meluncur ke 97.654 unit.

Posisi kuat di segmen mid-size

Onvo menyebut L60 masuk tiga besar SUV listrik murni mid-size terlaris di kelas 200.000 yuan, atau sekitar $29.400, di China. Mobil ini mulai dikirim sejak 28 September 2024, sehingga laju akumulasi 100.000 unit datang dalam waktu yang relatif singkat untuk sebuah model baru.

Di tingkat merek, performa Onvo juga sedang berada dalam fase ekspansi. Pada Mei, merek ini mengirim 12.029 kendaraan, naik 91,51% secara tahunan dan 124,76% dibanding April.

PeriodePengiriman Onvo L60Keterangan
September 2024832 unitMulai dikirim
Oktober 20244.319 unitPertumbuhan awal kuat
November 20245.082 unitMasih naik
Desember 202410.528 unitLonjakan terbesar di 2024
Mei2.026 unitData terbaru yang dirinci
Sejauh bulan berjalan2.346 unitMenembus 100.000 kumulatif

Dorongan dari model baru dan revisi harga

Lonjakan kinerja itu datang bersamaan dengan hadirnya model baru di keluarga Onvo, termasuk L80 dan SUV L90 2026. Kombinasi produk tersebut disebut menjadi pendorong utama pertumbuhan pengiriman Onvo dalam periode terkini.

Pada level grup, Nio Inc juga mencatat 37.705 kendaraan pada Mei, yang menjadi rekor bulanan tertinggi perusahaan sejauh tahun ini. Angka tersebut mempertegas bahwa momentum merek-merek di bawah Nio sedang bergerak ke arah yang lebih kuat.

Tambahan dorongan juga datang dari pembaruan L60 yang mulai dipasarkan pada 11 Juni dan dikirim ke seluruh China keesokan harinya. Versi baru ini dibanderol mulai 192.800 yuan untuk pembelian penuh, turun 6,8% dari pendahulunya.

Untuk konsumen yang memilih skema BaaS atau battery as a service, harga awal ikut turun menjadi 135.800 yuan. Tiga varian yang ditawarkan adalah Pro, Max+, dan Ultra+, dengan harga masing-masing 192.800 yuan, 202.800 yuan, dan 222.800 yuan.

Teknologi yang membedakan varian

Pembaruan paling menonjol ada pada sistem smart driving. Varian Max+ dan Ultra+ memakai chip otomotif 5 nanometer buatan Nio sendiri, Shenji NX9031, yang dipasangkan dengan arsitektur Nio World Model untuk mendukung point-to-point navigation-assisted driving.

Varian Pro tetap memakai pendekatan vision-only. Model ini dibekali chip Nvidia Orin-X dengan daya komputasi 254 TOPS, sehingga Onvo menjaga pembeda antara varian dasar dan varian yang lebih tinggi.

Rincian pengiriman bulanan menunjukkan perjalanan L60 yang cukup fluktuatif sejak awal. Setelah 832 unit pada September 2024, pengiriman naik menjadi 4.319 unit pada Oktober, 5.082 unit pada November, dan mencapai 10.528 unit pada Desember.

Tren itu berlanjut pada 2025 dan 2026 dengan pola yang berubah-ubah, tetapi tetap berada di level ribuan unit tiap bulan. Pada 2025, L60 mencatat 5.912 unit pada Januari, 4.049 unit pada Februari, 4.820 unit pada Maret, 4.400 unit pada April, 6.281 unit pada Mei, 6.400 unit pada Juni, 5.976 unit pada Juli, 5.859 unit pada Agustus, 4.249 unit pada September, 5.620 unit pada Oktober, 5.823 unit pada November, dan 5.034 unit pada Desember.

Memasuki 2026, L60 membukukan 1.979 unit pada Januari, 1.664 unit pada Februari, 3.517 unit pada Maret, 3.284 unit pada April, 2.026 unit pada Mei, dan 2.346 unit sejauh bulan berjalan. Dengan akumulasi yang sudah melampaui 100.000 unit, Onvo kini punya modal yang lebih kuat untuk mempertahankan posisinya di salah satu segmen paling kompetitif di China.

Source: cnevpost.com

Terkait