Olivia Rodrigo menyiapkan panggung baru di luar konser biasa lewat festival musik perdananya, Daisy Chain Fields Festival. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Great Park, California, Amerika Serikat, pada 29 Agustus 2026.
Yang membuat proyek ini menonjol bukan hanya nama besar yang terlibat, tetapi juga misi sosial di baliknya. Seluruh hasil bersih festival akan disumbangkan ke organisasi amal yang berfokus pada perempuan dan anak perempuan.
Festival Musik dengan Misi Sosial
Rodrigo menyebut pengumuman festival itu melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa (23/6). Ia menggambarkan proyek tersebut sebagai mimpi yang akhirnya terwujud dan menjadi langkah baru dalam kiprahnya di industri musik.
Festival ini dirancang untuk mendukung pemberdayaan serta pembelaan hak-hak perempuan dan anak perempuan. Sejumlah mitra yang terlibat antara lain Black Mamas Matter Alliance, Johns Hopkins Center for Indigenous Health, National Domestic Workers Alliance, National Institute for Reproductive Health, dan Planned Parenthood.
Deretan Penampilnya Seluruhnya Musisi Perempuan
Daisy Chain Fields Festival menghadirkan lineup yang sepenuhnya diisi musisi perempuan, mulai dari solois hingga grup. Komposisi ini membuat festival tersebut terasa seperti panggung lintas generasi dan lintas genre yang jarang dibangun dengan format sepadat ini.
Nama-nama yang sudah diumumkan meliputi Chappell Roan, Doechii, Katseye, Mitski, The Breeders, Die Spitz, Bikini Kill, Eli, Garbage, Quiet Light, Rachel Chinouriri, Not for Radio, Karen O, Stevie Nicks, dan Sarah McLachlan. Dalam unggahannya, Rodrigo menyebut daftar itu berisi para idola dan teman-temannya.
Antusiasme Penggemar dan Harga Tiket
Penggemar yang ingin mengikuti penjualan awal dapat mendaftar akses presale melalui situs daisychainfields.com. Harga tiket dipasarkan mulai dari US$250 hingga US$1.250.
Peluncuran festival ini juga datang di tengah momentum karier Rodrigo yang masih kuat. Album ketiganya, You Seem Pretty Sad for a Girl So in Love, langsung menduduki posisi puncak Billboard 200 dan menjadi album ketiganya secara beruntun yang mencapai pencapaian itu.
Dengan konsep yang memadukan musik, solidaritas, dan dukungan untuk isu perempuan, Daisy Chain Fields Festival memperluas pengaruh Olivia Rodrigo di luar panggung konser. Festival ini sekaligus menegaskan bahwa pop juga bisa menjadi ruang besar untuk aksi sosial dan panggung yang lebih inklusif.
