Nathan Ake Tinggalkan Manchester City, Fenerbahce Dapat Bek Berpengalaman

Author: Cung Media

Nathan Ake resmi meninggalkan Manchester City dan segera membuka lembaran baru bersama Fenerbahce. Kepindahan bek asal Belanda itu menjadi salah satu perpindahan menarik pada bursa transfer musim panas ini karena ia datang dengan modal pengalaman panjang di level tertinggi.

Manchester City sudah mengumumkan kesepakatan dengan klub asal Turki tersebut melalui situs resmi klub. Ake kini tinggal menunggu proses izin internasional sebelum transfernya benar-benar rampung.

Nilai transfer yang disepakati

Menurut data Transfermarkt, Fenerbahce menebus Ake dengan nilai 7 juta poundsterling atau sekitar Rp154 miliar. Angka itu masih bisa naik menjadi 8,5 juta poundsterling atau sekitar Rp187 miliar jika klausul tambahan dan bonus performa terpenuhi.

Detail Nilai
Nilai awal transfer 7 juta poundsterling
Nilai awal transfer sekitar Rp154 miliar
Potensi nilai akhir 8,5 juta poundsterling
Potensi nilai akhir sekitar Rp187 miliar

Kepindahan ini menutup perjalanan Ake bersama City yang dimulai pada musim panas 2020 saat ia didatangkan dari Bournemouth. Saat itu, klub Inggris itu membayar 41 juta poundsterling untuk memboyongnya ke Etihad Stadium.

Meski kontraknya masih menyisakan satu musim, kedua pihak memilih berpisah lebih cepat. Situasi itu memberi kesempatan bagi Ake untuk memulai tantangan baru di Liga Turki.

Enam tahun yang penuh trofi di Etihad

Selama berseragam Manchester City, Ake menjadi bagian dari periode tersukses klub di bawah Pep Guardiola. Dalam enam tahun terakhir, ia ikut membantu tim meraih sembilan trofi besar.

Rinciannya terdiri dari empat gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dua Piala FA, dan dua Piala Liga Inggris. Catatan itu menempatkan Ake sebagai bagian penting dari era dominasi City di Inggris dan Eropa.

Dalam pesan perpisahannya, Ake menyebut masa di Manchester City sebagai pengalaman yang membanggakan. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena bisa terlibat dalam skuad yang mencatat sejarah, termasuk saat meraih treble winner.

Peran yang menurun di musim terakhir

Di tengah deretan trofi itu, menit bermain Ake justru makin terbatas pada musim terakhirnya. Cedera yang sempat mengganggu di awal kariernya kembali menjadi faktor, sementara persaingan di posisi bek tengah dan bek kiri semakin ketat.

Musim lalu, Ake hanya tampil 18 kali di Liga Inggris. Dari jumlah itu, ia hanya enam kali masuk sebagai starter, sehingga kesempatan bermain regulernya makin jarang.

Kondisi tersebut diduga kuat menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya untuk hengkang. Fenerbahce kini mendapatkan bek berpengalaman yang sudah terbiasa menghadapi tekanan dan persaingan di level elite.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru