NASA Pasang Alarm Sederhana Di Fire Dozer, Operator Jadi Tahu Kapan Panas Mulai Berbahaya

Author: Cung Media

NASA memasang sensor pendeteksi panas sederhana pada fire dozer untuk memberi peringatan dini saat suhu di sekitar alat berat mencapai level berbahaya. Di garis depan pemadaman, alarm kecil ini bisa menjadi penentu antara operasi yang terkendali dan situasi yang mengancam operator.

Sensor itu dipasang pada buldoser yang dipakai petugas untuk membersihkan vegetasi dan semak di jalur dekat api. Saat pengemudi sulit menilai panas lingkungan secara langsung, sistem ini membantu menjaga keselamatan operator sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada dozer.

Sensor yang dibuat sesederhana mungkin

Rancangannya sengaja tidak rumit agar mudah dipakai di lapangan. Sistem ini memakai termokopel standar, komponen yang mirip dengan yang ada di oven rumah, lalu menghubungkannya ke lampu LED di kabin dozer.

Saat lampu mulai berkedip, artinya panas radiasi dari api sudah melewati ambang yang berbahaya. Sistem ini juga ditenagai baterai AA, sehingga tidak bergantung pada perangkat daya yang rumit.

NASA dan tim Universitas Alabama, Huntsville, merancang alat ini agar murah dan mudah diakses. Ryan Wade, peneliti dari universitas tersebut, mengatakan timnya bahkan bisa mengatasi kekurangan komponen saat uji coba dengan berjalan ke toko perangkat keras di dekat lokasi.

Menjawab masalah pada fire dozer modern

Kebutuhan sensor ini muncul bukan hanya karena tingginya panas, tetapi juga karena perubahan pada desain fire dozer modern. Banyak unit kini memakai pelindung atau enclosures untuk melindungi operator dari api, tetapi perlindungan itu membuat pengemudi makin sulit mengukur panas lingkungan secara langsung.

Di titik ini, sensor baru mengisi celah dengan memberi indikator yang mudah dibaca di dalam kabin. Wade menilai keahlian NASA bukan terletak pada kebaruan instrumennya, melainkan pada kemampuan menyelesaikan masalah dengan cepat dan menyatukan teknologi itu ke sistem yang sudah ada.

Bagi petugas pemadam, pendekatan seperti ini sangat praktis. Peralatan yang sederhana membuat pemasangan dan penggunaannya lebih realistis saat kondisi kerja bergerak cepat.

Sudah diuji di lapangan

Alabama Forestry Commission menjadi salah satu pihak yang menguji sistem ini pada fire dozer mereka. Menurut analis kebakaran Ethan Barrett, perangkat itu sejauh ini bekerja “exactly as intended.”

NASA Wildland Fires Program dan FireSense juga bekerja sama dengan Alabama Forestry Commission untuk mengembangkan dan memasang sensor termal tersebut. Dalam tahap yang dipamerkan kepada para pemangku kepentingan di Solon Dixon Forestry Education Center, Andalusia, Alabama, perangkat itu ditunjukkan sebagai bagian dari upaya memperluas pemakaian.

Pejabat di Alabama berencana memasang sensor itu ke seluruh armada dozer mereka. Rencana ini menunjukkan bahwa alat sederhana bisa memberi dampak besar ketika ditempatkan di titik yang tepat pada operasi pemadaman.

Nilai tambah untuk operasi dan riset

Sensor ini dirancang untuk membantu petugas di lapangan saat musim kebakaran mendekat. Pada saat yang sama, data yang dikumpulkan juga akan berguna untuk riset di masa depan.

Dengan menempatkan sensor di dozer yang berada tepat di depan api, NASA bisa menghimpun data dalam jumlah besar tentang kekuatan dan intensitas kebakaran dari garis terdepan. Informasi itu tidak hanya membantu keputusan operasional, tetapi juga memperkaya pemahaman ilmiah tentang perilaku api.

Terbaru