Motorola Razr 2026 Bocor Lebih Awal, Razr+ 2026 Siap Goda dengan Layar 165Hz dan Snapdragon

Motorola Razr 2026 dan Razr+ 2026 kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap jadwal rilis yang disebut lebih cepat dari dugaan. Informasi yang beredar juga memuat harga, spesifikasi layar, chipset, baterai, hingga konektivitas untuk dua ponsel lipat bergaya clamshell tersebut.

Laporan dari Dealabs menyebut lini Razr 2026 berpeluang debut di Amerika Utara pada 21 Mei 2026. Jika bocoran itu tepat, Motorola akan meluncurkan generasi baru Razr lebih awal dari pola yang selama ini diperkirakan.

Harga bocor dan arah strategi Motorola

Bocoran yang sama menyebut Motorola Razr 2026 akan dibuka di harga $799.99 untuk varian 8GB + 256GB. Sementara itu, Razr+ 2026 dikabarkan hadir di level $1,099.99 untuk konfigurasi 12GB + 256GB.

Masih dari laporan tersebut, jajaran ini tidak hanya berhenti pada dua model utama. Razr Ultra 2026 disebut dibanderol $1,499.99 untuk versi 16GB + 512GB, sedangkan Razr Fold 2026 bisa mencapai $1,899.99.

Kenaikan harga tipis disebut ikut mewarnai generasi ini. Sumber laporan menilai lonjakan tersebut kemungkinan berkaitan dengan biaya memori yang lebih tinggi, sehingga Motorola tampak menyesuaikan harga tanpa mengubah posisi produk secara drastis.

Razr 2026 dan Razr+ 2026 dibedakan lewat kelas performa

Razr 2026 diposisikan sebagai model dasar dalam keluarga baru ini. Perangkat tersebut dikabarkan memakai chipset MediaTek Dimensity 7450X dengan kecepatan hingga 2.60GHz.

Razr+ 2026 hadir dengan pendekatan yang lebih agresif. Model ini disebut membawa Snapdragon 8s Gen 3, sehingga Motorola tampaknya menempatkannya sebagai opsi yang lebih kuat untuk pengguna yang mengejar performa dan pengalaman layar yang lebih mulus.

Keduanya tetap mempertahankan desain lipat clamshell khas lini Razr. Bocoran yang muncul tidak menunjukkan perubahan besar pada bentuk fisik, melainkan penyempurnaan di sejumlah sisi penting.

Layar AMOLED 6,9 inci, tapi refresh rate berbeda

Kedua ponsel disebut sama-sama memakai layar utama AMOLED 6,9 inci. Meski begitu, Motorola membedakan kelasnya lewat refresh rate yang ditawarkan di masing-masing model.

Razr 2026 dikabarkan mengusung refresh rate 120Hz. Razr+ 2026 melangkah lebih tinggi dengan panel 165Hz, yang berpotensi memberi pengalaman scrolling dan animasi yang terasa lebih halus.

Pada sektor memori, keduanya sama-sama disebut mendukung RAM LPDDR5X. Penyimpanannya dibedakan, karena Razr 2026 dikabarkan memakai UFS 3.1, sedangkan Razr+ 2026 menggunakan UFS 4.0 yang lebih cepat.

Keduanya juga diperkirakan langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UI. Langkah ini menunjukkan Motorola ingin membawa perangkat lipat barunya ke software terbaru sejak awal peluncuran.

Kamera mirip, baterai dan pengisian daya berbeda

Di sektor kamera, dua model ini tampak berbagi pendekatan yang serupa. Keduanya disebut membawa dua kamera belakang 50 megapiksel, termasuk lensa ultra-wide.

Untuk kamera depan, Motorola disebut menyiapkan sensor 32 megapiksel pada Razr 2026 dan Razr+ 2026. Dengan komposisi ini, perbedaan utama antar model tampaknya memang tidak banyak terletak pada fotografi.

Baterai justru menjadi salah satu pembeda yang menarik. Razr 2026 dikabarkan mengusung kapasitas 4.800mAh, lebih besar dibanding Razr+ 2026 yang disebut membawa 4.500mAh.

Namun Razr+ 2026 diperkirakan unggul dalam pengisian kabel. Model ini disebut mendukung charging 45W, sedangkan Razr 2026 berada di 30W. Keduanya sama-sama dikabarkan mendukung pengisian nirkabel 15W.

Konektivitas dan ketahanan ikut jadi pembeda

Untuk konektivitas, kedua perangkat disebut akan hadir dengan USB Type-C, Bluetooth, NFC, serta dual SIM dengan eSIM. Kombinasi fitur ini menegaskan bahwa Motorola tetap menyasar segmen modern dan premium lewat lini Razr.

Ada pula perbedaan pada standar Wi-Fi. Razr 2026 dikabarkan mendukung Wi-Fi 6, sedangkan Razr+ 2026 bisa naik kelas dengan Wi-Fi 7.

Keduanya juga disebut membawa rating IP48. Sertifikasi tersebut memberi gambaran perlindungan terhadap air dan debu, meski bukan untuk penggunaan ekstrem.

Dari sisi ukuran, Razr 2026 disebut memiliki bobot sekitar 188 gram saat dilipat dengan dimensi 73.99 × 88.08 × 15.85mm. Razr+ 2026 sedikit lebih tipis saat dilipat, yakni 73.99 × 88.09 × 15.32mm, dan bobotnya diperkirakan sekitar 189 gram.

Dengan bocoran yang terus muncul, Motorola terlihat sedang menyiapkan pemisahan yang jelas antara model dasar dan model plus. Razr 2026 diarahkan sebagai opsi yang lebih terjangkau dengan baterai lebih besar, sementara Razr+ 2026 ditonjolkan lewat Snapdragon, layar 165Hz, storage lebih cepat, serta dukungan Wi-Fi 7.

Source: www.gadgets360.com

Terkait