Motorola Edge 70 Pro+ Ternyata Unggul Hampir Di Semua Sisi, Xiaomi 17T Tertekan Harga

Author: Cung Media

Persaingan ponsel kelas menengah premium kembali memanas, dan kali ini Motorola Edge 70 Pro+ terlihat lebih meyakinkan daripada Xiaomi 17T di hampir semua area penting. Yang menarik, keunggulan itu datang dengan harga awal yang justru lebih rendah.

Bagi pembeli yang mencari perangkat baru untuk naik kelas, selisih dua model ini terasa jelas sejak awal. Perbedaan tidak hanya ada pada banderol, tetapi juga pada layar, material bodi, kamera, hingga kecepatan pengisian daya.

Harga Jadi Pembuka Perbandingan

Xiaomi 17T dijual mulai 59,999 rupees, sementara Motorola Edge 70 Pro+ dibuka di 47,999 rupees. Selisih harga ini langsung menempatkan Motorola dalam posisi lebih menarik bagi pengguna yang mengejar nilai beli.

Dengan harga lebih rendah, Motorola tetap membawa paket spesifikasi yang pada beberapa sisi justru lebih unggul. Situasi ini membuat perbandingan keduanya terasa tidak seimbang dari sisi tawaran total.

Performa Berada Di Level Yang Sangat Dekat

Di sektor performa, keduanya sama-sama mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8500. Xiaomi 17T memakai varian Dimensity 8500-Ultra, sedangkan Motorola Edge 70 Pro+ menggunakan Dimensity 8500-Extreme.

Secara teknis, keduanya disebut sebagai platform yang sama dengan perbedaan lebih pada penamaan atau branding. Keduanya membawa prosesor octa-core dengan boost clock hingga 3.4 GHz, GPU Arm Mali-G-720, dan NPU 880 untuk kebutuhan AI.

Artinya, pembeli tidak akan menemukan jarak performa yang besar hanya dari nama chipset. Untuk multitasking dan grafis, keduanya sama-sama bermain di kelas premium mid-range.

Motorola Lebih Kaya Opsi Memori

Xiaomi 17T hadir dengan RAM 12 GB LPDDR5x dan penyimpanan 256 GB atau 512 GB. Motorola Edge 70 Pro+ menawarkan RAM 12 GB atau 16 GB LPDDR5x dengan opsi penyimpanan 256 GB dan 512 GB.

Tambahan varian RAM 16 GB memberi Motorola ruang lebih luas untuk pengguna yang ingin cadangan performa lebih besar. Dari sisi fleksibilitas, pilihan Motorola terlihat lebih lengkap.

Layar Motorola Lebih Agresif Di Atas Kertas

Jika fokusnya pengalaman visual, Motorola Edge 70 Pro+ tampil lebih kuat. Ponsel ini membawa layar curved 6.8 inci Extreme AMOLED dengan refresh rate 144 Hz, HDR10+, 100% DCI-P3, lebih dari satu miliar warna, kerapatan hingga 450 ppi, dan peak brightness 5200 nits.

Xiaomi 17T memakai layar eye-care AMOLED 6.59 inci dengan refresh rate 120 Hz dan peak brightness 3500 nits. Xiaomi tetap membawa 100% DCI-P3, dukungan 68 miliar warna, serta PWM dimming hingga 3840 Hz untuk kenyamanan mata saat dipakai lama.

Motorola unggul dalam ukuran panel, tingkat kecerahan, dan refresh rate yang lebih tinggi. Xiaomi punya kelebihan pada fitur eye-care, tetapi secara keseluruhan Motorola menawarkan tampilan yang lebih impresif untuk scrolling, gaming, dan konsumsi konten.

Desain Dan Material Juga Berbeda Jauh

Xiaomi 17T memakai desain sandwich dengan frame tengah plastik, perlindungan Corning Gorilla Glass 7i di layar, dan panel belakang kaca. Bobotnya tercatat 200 gram, sehingga masih tergolong relatif ringan.

Motorola Edge 70 Pro+ membawa frame aluminium aircraft-grade, Corning Gorilla Glass 7i di layar, dan panel belakang bergaya vegan yang tahan noda sidik jari. Bobotnya lebih ringan lagi, yaitu 190 gram, sekaligus memberi kesan lebih premium saat digenggam.

Kedua model sama-sama memiliki rating IP68 dan IP69. Artinya, perlindungan terhadap debu dan air sudah tersedia di masing-masing perangkat.

Kamera Dan Baterai Menambah Jarak

Di sektor kamera, Xiaomi 17T hadir dengan konfigurasi belakang 50 MP + 50 MP + 12 MP dan kamera depan 32 MP. Xiaomi juga membawa kolaborasi dengan Leica untuk mendukung hasil foto.

Motorola Edge 70 Pro+ memakai tiga kamera belakang 50 MP + 50 MP + 50 MP dengan sensor utama Sony LYTIA. Kamera depannya juga lebih tinggi, yakni 50 MP, sehingga paketnya terlihat lebih kompetitif di atas kertas.

Untuk daya tahan, keduanya sama-sama dibekali baterai 6500 mAh. Bedanya, Motorola sudah mendukung pengisian kabel 90 W TurboPower, sementara Xiaomi 17T berada di 67 W HyperCharge.

Karena kapasitas baterainya identik, kecepatan isi ulang menjadi pembeda yang langsung terasa dalam pemakaian harian. Di sini, Motorola kembali unggul karena menawarkan pengisian yang lebih cepat.

Secara keseluruhan, Xiaomi 17T tetap menarik lewat layar eye-care, kolaborasi Leica, dan paket spesifikasi yang solid. Namun Motorola Edge 70 Pro+ datang dengan performa setara, layar yang lebih kuat, material bodi lebih premium, kamera yang lebih kompetitif, pengisian daya lebih cepat, dan harga awal yang lebih rendah.

Source: tech.sportskeeda.com
Terbaru