Motor Konversi Listrik Tak Bisa Sembarangan, Ini Daftar Bengkel Resmi di Indonesia

Konversi motor bensin ke listrik di Indonesia tidak bisa dilakukan di bengkel umum. Proses ini hanya sah jika dikerjakan bengkel resmi yang memiliki izin, teknisi kompeten, dan mengikuti standar pengujian sebelum motor boleh dipakai di jalan.

Aturan itu membuat daftar bengkel resmi menjadi informasi penting bagi pemilik motor yang ingin ikut program konversi. Sebab, motor hasil ubahan tidak cukup hanya dipasangi motor listrik, tetapi juga harus melewati standardisasi dan uji legal agar dokumen kendaraannya bisa diterbitkan kembali.

Legalitas jadi syarat utama

Motor hasil konversi wajib memiliki Sertifikat Uji Tipe atau SUT serta Sertifikat Registrasi Uji Tipe Kendaraan Bermotor atau SRUT. Karena itu, modifikasi bebas tanpa prosedur resmi tidak bisa langsung membuat kendaraan layak digunakan di jalan raya.

Ketentuan ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai. Aturan tersebut menjadi dasar standardisasi bengkel, teknisi, dan tahapan pengujian kendaraan hasil konversi.

Pemerintah juga terus mendorong elektrifikasi kendaraan sebagai bagian dari agenda yang lebih luas. Dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026, Presiden Prabowo Subianto menyebut konversi kendaraan konvensional akan disinergikan dengan proyek energi baru terbarukan.

Prabowo menekankan percepatan tenaga surya sebagai penopang kendaraan masa depan yang lebih ramah lingkungan. Ia menyebut target pembangunan 100 GW tenaga surya dalam tiga tahun dipadukan dengan skema konversi motor dan mobil dari BBM ke listrik untuk mengurangi ketergantungan pada impor BBM dan menghemat devisa.

Puluhan bengkel resmi sudah tersebar

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan bengkel resmi konversi motor listrik kini sudah hadir di banyak daerah. Sebarannya meliputi Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan wilayah lainnya.

Di Bali, bengkel resmi yang tercatat antara lain Volto Mechanix di Gianyar, Electric Wheel di Denpasar, dan Bengkel Konversi BLU Politeknik Transportasi Darat Bali di Gianyar. Jawa Timur juga punya beberapa titik, seperti STP Otomotif ITS dan PT Braja Elektrik Motor di Surabaya, SR Electric di Mojokerto, serta Bengkel SMKN 2 Jember di Jember.

DKI Jakarta mencatat Elders Garage di Jakarta Selatan, Nagara di Pancoran, Motoriz di Radio Dalam, PT Tomara Jaya Perkasa di Jakarta Timur, dan ATR di STC Senayan, Jakarta Pusat. Banten memiliki PT Electric Vehicle Trimotorindo di Tangerang serta Gotric Asia Sentosa di Kota Tangerang.

Daftar bengkel resmi yang tercatat

Jawa Barat memiliki daftar yang cukup panjang dengan PT Cogindo DayaBersama di Cirebon, PT Mitrametal Perkasa di Karawang, Quest dan Hardy Motor di Bandung, Bengkel Konversi SOI di Bekasi, serta PT Teco Multiguna Elektro dan BRT Electric di Bogor. Jawa Tengah juga masuk peta penting dengan PT Ekolektrik Konversi Mandiri di Surakarta dan SMKMUKA EV di Kartasura, Sukoharjo.

Di DI Yogyakarta, Teknik Ototronik SMK N 1 Seyegan di Sleman tercatat sebagai bengkel resmi. Kehadiran sekolah dan kampus dalam daftar ini menunjukkan ekosistem konversi juga mulai menyentuh dunia pendidikan vokasi.

Beberapa nama bengkel resmi yang tercantum dalam data Kementerian ESDM antara lain Volto Mechanix, STP Otomotif ITS, Elders Garage, PT Cogindo DayaBersama, PT Mitrametal Perkasa, Electric Wheel, dan Bengkel Konversi BLU Politeknik Transportasi Darat Bali. Ada pula PT Ekolektrik Konversi Mandiri, Quest, Bengkel Konversi SOI, PT Braja Elektrik Motor, dan PT Electric Vehicle Trimotorindo.

Nama lain yang juga masuk daftar ialah PT Teco Multiguna Elektro, Hardy Motor, SR Electric, Nagara, SMKMUKA EV, PT Tomara Jaya Perkasa, Motoriz, dan BRT Electric. Selain itu, terdapat Bengkel SMKN 2 Jember, Gotric Asia Sentosa, Teknik Ototronik SMK N 1 Seyegan, dan ATR.

Masing-masing bengkel itu sudah tercatat lengkap dengan alamat dan nomor kontak. Informasi tersebut penting agar pemilik motor bisa memastikan konversi dilakukan di tempat yang diakui secara resmi dan mengikuti prosedur pengujian yang berlaku.

Source: otomotif.kompas.com
Terkait