Moto G Max Hadir dengan Bodi Tahan Banting, Layar 5.000 Nits, dan Kamera 200 MP

Motorola menambah warna baru di kelas menengah lewat Moto G Max, sebuah ponsel yang tidak hanya mengandalkan kamera besar, tetapi juga membawa bodi yang jauh lebih siap menghadapi kondisi berat. Kombinasi sertifikasi tahan banting, layar sangat terang, dan kamera 200 MP membuat perangkat ini menonjol di pasar yang biasanya dipenuhi kompromi.

Di segmen ini, Motorola tampak sengaja menekan tiga hal sekaligus: ketahanan fisik, pengalaman multimedia, dan kemampuan foto. Hasilnya adalah ponsel yang lebih menarik bagi pengguna harian yang ingin perangkat awet tanpa harus masuk ke kelas harga premium.

Bodi dibuat lebih siap untuk medan berat

Salah satu pembeda utama Moto G Max ada pada ketahanannya. Motorola membekali perangkat ini dengan sertifikasi MIL-STD-810H serta rating IP66, IP68, dan IP69 untuk perlindungan dari debu dan semprotan air bertekanan tinggi.

Langkah itu membuat Moto G Max berada di jalur yang berbeda dari banyak ponsel menengah lain yang lebih menonjolkan desain tipis atau performa. Motorola juga mempertahankan bahasa desain khasnya dengan bagian belakang yang menyatu secara visual ke modul kamera agar tampak lebih rapi.

Layar besar, cerah, dan cepat

Di bagian depan, Moto G Max memakai layar AMOLED 6,8 inci dengan resolusi 1.5K. Panel ini juga mendukung refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 5.000 nits.

Spesifikasi layar tersebut membuatnya relevan untuk video, media sosial, dan pemakaian harian yang menuntut tampilan lega serta respons yang mulus. Untuk kelas menengah, kombinasi layar besar dan tingkat terang setinggi itu menjadi salah satu nilai jual paling kuat.

Dimensity 6400 dan Android 16

Untuk dapur pacu, Motorola memilih chipset MediaTek Dimensity 6400 yang dipasangkan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Konfigurasi ini disusun untuk memberi ruang lega bagi aktivitas harian dan penyimpanan konten.

Di sisi perangkat lunak, Moto G Max menjalankan Hello UI berbasis Android 16. Motorola juga menjanjikan dua tahun pembaruan besar Android untuk perangkat ini.

Kamera 200 MP dengan OIS

Bagian kamera menjadi salah satu fokus paling besar pada Moto G Max. Di belakang, ponsel ini membawa kamera utama 200 MP dengan dukungan OIS.

Kamera itu ditemani kamera ultrawide 8 MP, sementara kebutuhan swafoto dan panggilan video ditangani kamera depan 32 MP. Kehadiran OIS memberi nilai tambah penting karena biasanya fitur ini membantu stabilitas foto dan video.

Baterai, konektivitas, dan harga

Untuk menunjang penggunaan harian, Moto G Max dibekali baterai 5.200 mAh dengan pengisian 33W. Kapasitas itu terasa masuk akal untuk perangkat dengan layar besar dan refresh rate tinggi.

Fitur lain yang ikut dibawa meliputi USB 2.0 Type-C, Wi‑Fi 5, Bluetooth 5.4, NFC, dan pemindai sidik jari optik di bawah layar. Motorola juga menawarkan satu varian saja, yaitu 8 GB + 256 GB, dengan harga 2.519 Brazilian Real.

Tersedia di Brasil, berpeluang pakai nama lain

Moto G Max sudah tersedia untuk dibeli di Brasil melalui toko resmi Motorola Brasil. Pilihan warnanya ada dua, yakni Charcoal dan Cyan, keduanya memakai identitas warna Pantone.

Perangkat ini juga disebut berpeluang meluncur ke pasar internasional dengan nama Moto G87 5G dalam waktu dekat. Moto G87 sendiri sudah meluncur di Eropa pada April 2026, sedangkan peluncurannya di India diperkirakan menyusul dalam beberapa pekan.

Dengan bekal bodi tangguh, layar sangat terang, dan kamera 200 MP, Moto G Max menempatkan dirinya sebagai salah satu opsi paling lengkap di kelas menengah. Motorola tampaknya ingin menunjukkan bahwa ponsel yang tahan banting tidak harus mengorbankan pengalaman multimedia dan kemampuan kamera.

Source: gadgets.beebom.com

Terkait