Modos Flow Bikin E-Ink Tak Lagi Lambat, Layar Portabel 60Hz Ini Siap Dipakai Main Game

Author: Cung Media

Modos mencoba mematahkan anggapan bahwa layar E-Ink hanya cocok untuk membaca. Lewat Modos Flow, perusahaan ini membawa panel e-paper ke level yang jauh lebih responsif, sampai cukup cepat untuk dipakai bermain game.

Langkah ini menarik karena Modos Flow bukan sekadar layar portabel biasa. Perangkat ini menggabungkan tampilan mirip kertas yang nyaman di mata dengan refresh rate 60Hz, kombinasi yang selama ini sulit ditemukan di kategori monitor eksternal E-Ink.

E-Ink yang mengejar rasa lebih mulus

Keunggulan utama Modos Flow ada pada kemampuannya memperbarui gambar 60 kali per detik. Artinya, layar ini bergerak dengan ritme yang lebih dekat ke monitor konvensional, bukan lagi panel e-paper yang identik dengan respons lambat.

Modos menyebut pengembangan layar cepat ini memakan waktu enam tahun sebelum akhirnya lahir produk komersial pertamanya. Hasilnya adalah monitor 13,3 inci berbasis panel E-Ink Carta 1300 yang dirancang untuk terhubung ke beragam perangkat.

Perusahaan juga berupaya menekan ghosting, yaitu bayangan konten lama yang kerap muncul saat layar E-Ink belum sepenuhnya menyegarkan tampilan. Untuk itu, Modos tidak hanya mengandalkan panel yang tersedia di pasaran.

Mesin di balik refresh 60Hz

Tim Modos membangun pipeline layar dari nol dan menambahkan beberapa mikrokontroler khusus agar panel E-Ink bisa bekerja sesuai target. Salah satu kuncinya adalah memisahkan driver FPGA ke chip terpisah.

Komponen itu berfungsi sebagai antarmuka antara komputer dan protokol layar, sehingga jalur komunikasi bisa diatur lebih efisien. Pendekatan ini berbeda dari e-paper tradisional yang umumnya memakai global refresh.

Pada sistem lama, seluruh layar harus selesai diperbarui sebelum gambar baru tampil penuh. Saat metode itu dipaksa menjadi lebih cepat, tampilan bisa menjadi pudar dan kontras ikut turun.

Modos lalu memilih pembaruan per piksel agar tiap piksel dapat berubah secara individual tanpa menunggu panel selesai secara keseluruhan. Hasil yang dikejar bukan hanya cepat, tetapi juga tetap menjaga karakter visual seperti kertas.

Dipakai kerja, mencatat, sampai hiburan

Modos Flow membawa resolusi 3200 x 2400 piksel dengan kerapatan 300fpi. Spesifikasi ini cocok untuk teks, antarmuka kerja, dan konten statis yang memang menjadi kekuatan utama e-paper.

Perangkat ini memakai USB-C dengan dukungan DisplayPort over USB-C, sehingga mudah dihubungkan ke perangkat lain. Karena sifatnya portabel, pengguna juga tidak selalu terikat ke stopkontak saat memakainya.

Modos menyediakan beberapa mode layar khusus untuk penelusuran web, menulis, dan menonton video. Pengguna juga bisa mengatur saturasi, intensitas front light, dan kehangatan cahaya sesuai kebutuhan.

Selain sebagai monitor, Modos Flow mendukung input sentuh dan stylus. Dukungan itu membuatnya bisa dipakai untuk membuat sketsa atau mencatat langsung dari PC.

Monokrom, warna, dan posisi di pasar

Perangkat ini hadir dalam dua model, yaitu monokrom dan warna. Namun, varian warna tidak ditujukan untuk menandingi keluasan warna LCD karena fokus utama e-paper tetap pada kenyamanan visual.

Di pasar, Modos Flow juga punya pesaing seperti Daylight DC1 yang sama-sama menawarkan e-paper 60Hz untuk membaca dan menulis. Bedanya, Daylight DC1 tidak dirancang sebagai layar eksternal serbaguna seperti Flow.

Modos Flow saat ini masuk tahap crowdfunding melalui Crowd Supply. Harga paket pendukung dimulai dari $619 untuk varian monokrom dan $719 untuk model berwarna.

Harga itu berlaku pada fase crowdfunding dan berpotensi naik saat produk masuk tahap komersial penuh. Pengiriman belum dimulai, karena unit dijadwalkan mulai dikirim pada bulan Desember tahun ini.

Bagi pengguna yang ingin mengurangi kelelahan mata saat menatap layar sepanjang hari, kehadiran monitor E-Ink portabel 60Hz ini memberi opsi yang tidak biasa. Di saat banyak panel masih mengejar warna dan kecepatan, Modos justru menawarkan versi yang lebih tenang tanpa meninggalkan respons yang selama ini paling sulit dicapai e-paper.

Source: www.androidauthority.com
Terbaru