Mitsubishi menyiapkan Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai senjata baru di segmen SUV kompak 5-seater. Model ini diposisikan dengan konsep Elevated Urban SUV untuk menjawab kebutuhan mobilitas perkotaan yang makin dinamis.
Yang menarik, kehadiran Xforce HEV tidak hanya berhenti di pameran. Peluncuran dan special display dijadwalkan mulai 16 Juli 2026 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta, dan pengunjung juga bisa mencoba langsung kendaraan ini.
Basis Hybrid dari Thailand
Spesifikasi resmi untuk pasar Indonesia memang belum diumumkan, tetapi gambaran teknisnya sudah terlihat dari model yang lebih dulu dijual di Thailand. Oto.com mencatat bahwa versi Indonesia kemungkinan besar tidak akan banyak berbeda dari model tersebut.
| Komponen | Data Utama | Keterangan |
|---|---|---|
| Mesin bensin | 1,6 liter naturally aspirated 4A92 MIVEC | Dipakai juga pada Xpander HEV |
| Daya mesin | 95 hp atau sekitar 96 PS | Torsi maksimum 134 Nm |
| Output gabungan | 116 hp atau sekitar 117 PS | Torsi melonjak hingga 255 Nm |
| Penempatan baterai | Di bawah jok depan | Tidak mengurangi kapasitas kabin |
Di balik kap mesin, Xforce HEV memakai mesin bensin 1,6 liter naturally aspirated berkode 4A92 MIVEC. Mesin ini menghasilkan tenaga 95 hp atau sekitar 96 PS dengan torsi maksimum 134 Nm.
Sistem hybrid kemudian dipadukan dengan motor listrik sehingga output gabungan naik menjadi 116 hp atau sekitar 117 PS. Torsi juga melonjak hingga 255 Nm, sementara baterai ditempatkan di bawah jok depan agar ruang kabin tetap utuh.
Lebih Efisien dengan Transaxle Baru
Mitsubishi menyebut sistem hybrid Xforce sudah mendapat sejumlah penyempurnaan dibanding Xpander HEV. Salah satunya adalah penggunaan transaxle baru berteknologi efisiensi tinggi.
Ada pula mekanisme motor disconnect yang memutus hubungan motor listrik dengan poros penggerak saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Cara kerja ini membantu mengurangi kehilangan energi sehingga efisiensi powertrain menjadi lebih optimal.
Di Thailand, konsumsi bahan bakarnya diklaim bisa mencapai sekitar 24,4 kilometer per liter. Angka itu menjadi salah satu daya tarik utama Xforce HEV sebagai SUV hybrid untuk pemakaian harian.
5 Mode Berkendara dan AYC
Xforce HEV dibekali 5 mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan, yaitu Normal, Tarmac, Gravel, Mud, dan Wet Mode. Pilihan ini memberi fleksibilitas lebih saat pengemudi berpindah dari jalan kering ke permukaan yang licin atau berbatu.
Fitur Active Yaw Control (AYC) juga hadir sebagai ciri khas SUV Mitsubishi. Sistem ini membantu kestabilan saat menikung dengan mengatur distribusi gaya pengereman pada roda depan, sehingga mobil terasa lebih mantap saat bermanuver cepat.
| Fitur | Mode atau Fungsi | Manfaat Utama |
|---|---|---|
| Mode berkendara | Normal, Tarmac, Gravel, Mud, Wet Mode | Menyesuaikan karakter mobil dengan kondisi jalan |
| Active Yaw Control (AYC) | Pengaturan kestabilan saat menikung | Membantu mobil tetap mantap saat bermanuver |
Paket Mitsubishi Motors Safety Sensing
Untuk sektor keselamatan, Xforce HEV sudah dibekali paket Mitsubishi Motors Safety Sensing sebagai standar. Paket ini berisi sejumlah fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang ditujukan untuk meningkatkan rasa aman di jalan tol maupun di lalu lintas perkotaan.
| Fitur ADAS | Fungsi Utama |
|---|---|
| Adaptive Cruise Control (ACC) | Membantu menjaga kecepatan dan jarak |
| Forward Collision Mitigation (FCM) | Mendukung mitigasi tabrakan depan |
| Automatic High Beam (AHB) | Pengaturan lampu tinggi otomatis |
| Leading Car Departure Notification (LCDN) | Memberi notifikasi saat mobil depan mulai jalan |
| Rear Cross Traffic Alert (RCTA) | Membantu saat mundur dari parkir |
| Blind Spot Warning (BSW) | Memberi peringatan area blind spot |
| Lane Change Assist (LCA) | Membantu saat pindah lajur |
Kabin Modern dengan Layar 12,3 Inci
Masuk ke kabin, Xforce HEV tetap mempertahankan salah satu daya tarik utama model ini lewat head unit Smartphone-link Display Audio berukuran 12,3 inci. Layar tersebut bisa menampilkan informasi kendaraan dalam tiga panel sekaligus, termasuk indikator elevasi, sudut kemiringan, dan arah kendaraan.
Infotainment-nya juga sudah mendukung Apple CarPlay, Android Auto, dan WebLink. Kombinasi itu membuat pengguna lebih mudah mengakses aplikasi favorit langsung dari layar utama.
Meski dimensinya tergolong kompak, Mitsubishi merancang kabinnya agar tetap terasa lapang. Ruang bagasi diklaim sanggup menampung barang berukuran besar seperti koper.
Jok belakang memakai konfigurasi 40:20:40 split folding yang memberi fleksibilitas lebih saat membawa penumpang maupun barang. Dengan format ini, Xforce HEV berusaha tampil sebagai SUV hybrid yang tidak hanya efisien, tetapi juga praktis untuk kebutuhan harian dan perjalanan jauh.
Jika spesifikasi Indonesia benar-benar mengikuti versi global, Mitsubishi Xforce HEV berpeluang menjadi salah satu SUV hybrid paling lengkap di kelasnya. Kombinasi elektrifikasi, efisiensi, fitur keselamatan aktif, dan kabin modern menjadi modal utama MMKSI untuk masuk lebih agresif ke segmen SUV elektrifikasi.
