Mini PC Sekecil Telapak Tangan Ini Ternyata Bisa Main Cyberpunk Dan Fortnite, Plus Bisa Di-Upgrade

Mini PC baru dari Machenike ini menarik perhatian bukan hanya karena ukurannya yang sangat kecil, tetapi juga karena performanya yang terbilang berani untuk kelasnya. Dengan bodi seukuran telapak tangan, Mini GTR masih dibekali Ryzen 7 8745H, RAM 16GB DDR5, dan SSD 1TB.

Di tengah pasar desktop mungil yang makin ramai, perangkat ini tampil sebagai opsi yang tidak sekadar hemat tempat. Mini GTR justru mencoba menawarkan kombinasi kerja harian yang lancar, peluang upgrade yang terbuka, dan kemampuan gaming ringan dalam satu sasis kompak.

Ukuran kecil, spesifikasi tidak main-main

Machenike membuka pre-order Mini GTR di JD.com, China, dengan harga 3.999 yuan. Dimensi perangkat ini hanya 128 x 128 x 41,3 mm dengan volume 0,67 liter, dan bobotnya sekitar 650 gram.

Ukuran tersebut membuat Mini GTR mudah ditempatkan di bawah monitor atau di sudut meja yang sempit. Namun di balik bodinya yang ringkas, perusahaan tetap memasang prosesor kelas laptop AMD Ryzen 7 8745H dengan 8 core, 16 thread, dan boost clock hingga 4,9GHz.

Konfigurasi itu memberi tenaga yang cukup untuk kebutuhan kerja sehari-hari. Browsing, kerja kantor, dan multitasking standar disebut masih bisa ditangani dengan baik oleh sistem ini.

Masih bisa main game populer

Untuk grafis, Machenike mengandalkan Radeon 780M terintegrasi dari AMD. Solusi ini memang bukan pengganti kartu grafis diskret, tetapi masih tergolong kuat untuk kelas iGPU.

Dengan pengaturan resolusi dan kualitas grafis yang diturunkan, Radeon 780M disebut masih mampu menjalankan Cyberpunk 2077, Forza Horizon 5, dan Fortnite pada frame rate yang tetap bisa dimainkan. Kemampuan ini membuat Mini GTR punya daya tarik lebih luas bagi pengguna yang ingin satu perangkat untuk kerja dan hiburan ringan.

Upgrade tetap terbuka

Salah satu nilai jual utama Mini GTR ada pada desain internalnya yang tidak mengunci komponen utama ke motherboard. Machenike tidak menyolder memori maupun penyimpanan, sehingga pengguna tetap punya ruang untuk melakukan peningkatan di kemudian hari.

Perangkat ini menyediakan dua slot SO-DIMM untuk RAM DDR5. Ada juga dua slot M.2 untuk storage PCIe 4.0, yang memberi fleksibilitas lebih besar tanpa harus mengganti seluruh unit.

Pendekatan seperti ini penting di kelas mini PC. Banyak perangkat mungil memang unggul di hemat ruang, tetapi membatasi upgrade, sementara Mini GTR justru mencoba menjaga masa pakai yang lebih panjang lewat rancangan yang lebih terbuka.

Pendinginan dan daya dibuat seimbang

Agar komponen tetap stabil di ruang internal yang padat, Machenike membekali Mini GTR dengan sistem pendingin dual heat-pipe. Sistem ini dirancang supaya prosesor bisa berjalan stabil pada 65W.

Faktor pendinginan memang krusial pada mini PC karena ruang yang sempit sering memicu suhu tinggi dan penurunan performa. Dengan rancangan tersebut, Machenike berupaya menjaga keseimbangan antara ukuran yang sangat kecil dan kebutuhan daya dari Ryzen 7 8745H.

Port lengkap untuk kebutuhan desktop

Dari sisi konektivitas, Mini GTR membawa susunan port yang cukup praktis untuk pemakaian harian. Machenike menyertakan enam port USB-A 3.2 Gen 1, sehingga pengguna tidak harus terlalu bergantung pada hub tambahan.

Ada pula satu port USB4 dengan kecepatan 40Gbps. Untuk tampilan, perangkat ini menyediakan HDMI 2.0 dan DisplayPort 1.4, sehingga mudah dipakai dengan monitor eksternal.

Konektivitas jaringannya juga lengkap. Mini GTR dibekali Ethernet 2.5G, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.3 untuk kebutuhan desktop modern di rumah maupun kantor.

Paket pre-order yang ditawarkan sudah mencakup RAM 16GB DDR5 dan SSD 1TB. Dengan bekal itu, pengguna bisa langsung memakai perangkat tanpa harus segera menambah komponen.

Mini GTR juga datang ke pasar yang sedang makin kompetitif. Gmktec sebelumnya memperkenalkan NucBox M3 Pro dengan Intel Core i5-13500H dan dukungan tiga layar 4K, sementara Minisforum merilis M2 berbasis Intel Core Ultra 7 356H dengan dukungan RAM hingga 128GB.

Di tengah persaingan tersebut, Mini GTR menonjol lewat ukuran yang sangat kecil, prosesor Ryzen 7, dan opsi upgrade yang tetap terbuka. Kombinasi itu membuatnya relevan bagi pengguna yang mencari desktop kompak untuk kerja, multitasking, dan hiburan ringan tanpa mengorbankan fleksibilitas perangkat.

Source: www.gizmochina.com

Terkait