Microsoft Makin Tegas Peringatkan Secure Boot, Update Windows Kini Jadi Urusan 10 Hari

Microsoft mulai memperketat peringatan soal Secure Boot di Windows, dan perubahan ini tidak lagi tampil sekadar sebagai notifikasi biasa. Bagi jutaan pengguna Windows, pesan yang muncul kini bisa menentukan apakah perangkat masih terlindungi penuh atau butuh tindakan segera.

Pusat peringatannya ada di Windows Security, tepatnya pada menu Device Security > Secure Boot. Di sana, pengguna bisa melihat apakah perangkat sudah menerima pembaruan, bagaimana status terkini, dan apakah masih ada langkah yang harus dilakukan.

Peringatan kini naik level

Microsoft menyebut peringatan akan naik ke status “red (critical)” dalam 10 hari untuk PC yang masih membutuhkan tindakan. Artinya, perangkat yang belum diperbarui akan menerima sinyal yang jauh lebih tegas saat tenggat sertifikat lama semakin dekat.

Langkah ini terkait dengan sertifikat Secure Boot lama yang mulai kedaluwarsa pada Juni. Microsoft menegaskan sertifikat baru harus sudah terpasang sebelum itu agar perlindungan perangkat tetap berjalan sesuai desain.

Jika pembaruan tidak dipasang, dampaknya tidak berhenti pada notifikasi semata. Perlindungan terhadap ancaman baru dapat berkurang, termasuk dalam skenario yang bergantung pada kepercayaan Secure Boot seperti penguatan BitLocker atau third-party bootloaders.

Dua fase perubahan di Windows Security

Microsoft menjelaskan pembaruan tampilan di aplikasi Windows Security ini berjalan dalam dua tahap. Fase pertama sudah hadir di PC bulan lalu dan menampilkan badge baru yang mencerminkan status sertifikat saat ini.

Pada fase awal itu, badge hanya berwarna hijau atau kuning dengan label caution. Pengguna juga masih bisa memilih dismissal untuk mengembalikan badge kuning menjadi hijau.

Fase kedua jauh lebih penting karena menyangkut notifikasi yang bisa ditindaklanjuti maupun yang tidak bisa diservis. Fase ini mulai berlaku untuk pengguna Windows 10 pada 13 Mei dan pengguna Windows 11 pada 16 Mei.

Di tahap ini, notifikasi keamanan akan menampilkan status kuning caution atau merah critical. Microsoft menyarankan pengguna memeriksa PC mereka setelah tanggal tersebut agar status Secure Boot tetap jelas.

Opsi yang tersedia untuk pengguna

Jika status perangkat masih kuning, pengguna dapat memakai dismissal option untuk menekan notifikasi baru untuk status itu. Jika statusnya merah, Windows menampilkan opsi “I accept the risks, don’t remind me.”

Setelah opsi itu dipilih, Windows Update akan mengembalikan badge ke hijau dan menekan semua notifikasi baru. Meski begitu, langkah tersebut tidak mengubah risiko dasar jika sertifikat baru memang belum terpasang.

Karena itu, tampilan hijau tidak otomatis berarti semua masalah sudah selesai. Status tersebut hanya menandakan peringatan tidak lagi muncul, bukan jaminan bahwa perangkat sudah terbebas dari kebutuhan pembaruan.

Mayoritas PC akan mendapat pembaruan otomatis

Microsoft mengatakan sebagian besar perangkat Windows akan menerima sertifikat yang diperbarui secara otomatis. Banyak OEM juga menyediakan pembaruan firmware jika diperlukan, sehingga pengguna tidak selalu harus menyelesaikan semuanya secara manual.

Perusahaan juga menekankan bahwa menjaga perangkat tetap mutakhir akan membantu memastikan PC terus menerima rangkaian perlindungan penuh yang dirancang Secure Boot. Saat Windows Security menandai bahwa tindakan diperlukan, pengguna disarankan segera memeriksa pembaruan yang tersedia.

Bagi pengguna yang belum mengecek statusnya, momen ini menjadi penting karena eskalasi peringatan sudah dimulai. Status awal sebenarnya sudah muncul pada April, dan Microsoft sejak itu sudah memberi sinyal bahwa peringatan akan meningkat ketika tenggat Juni makin dekat.

Dengan 1,6 miliar pengguna Windows yang baru dikonfirmasi, perubahan ini menyentuh basis perangkat yang sangat besar. Di balik badge warna dan notifikasi baru itu, Microsoft sedang menutup masa berlaku sertifikat lama dan mendorong PC tetap berada dalam jalur perlindungan keamanan penuh dari Secure Boot.

Exit mobile version