Foto publik di Instagram, WhatsApp, dan layanan Meta kini bisa dipakai untuk membangun gambar buatan AI lewat model baru bernama Muse Image. Perubahan ini langsung memunculkan kekhawatiran karena fitur tersebut aktif otomatis untuk akun publik dan tidak memberi pemberitahuan saat konten dipakai.
Artinya, wajah dan ciri fisik yang ada di unggahan publik dapat dijadikan referensi oleh sistem hanya dengan menyebut @nama akun. Bagi banyak pengguna, ini menjadi pengingat bahwa konten yang terlihat terbuka belum tentu aman dari pemakaian ulang oleh sistem AI.
Cara kerja Muse Image
Muse Image berbeda dari alat AI yang hanya mengandalkan perintah teks biasa. Sistem ini terhubung langsung ke konten publik dari akun yang terdaftar di Instagram, WhatsApp, atau Facebook.
Pengguna tidak perlu mengunggah gambar atau video untuk memberi arahan awal ke sistem. Cukup ketik tanda @ dan nama akun publik, lalu AI akan memakai referensi dari foto yang sudah tersedia untuk membentuk visual baru.
| Fitur | Cara Pakai | Dampak |
|---|---|---|
| Muse Image | Ketik @nama akun publik | Foto dan ciri fisik bisa dipakai untuk gambar AI |
| Konten publik terhubung langsung | Tanpa unggah gambar atau video | Pemilik akun tidak diberi tahu saat konten dipakai |
Contohnya, jika pengguna ingin membuat gambar AI dari akun publik tertentu, perintah bisa dibuat seperti “Buat gambar @gogon sedang berlibur di pantai”. Sistem kemudian mengambil referensi dari foto-foto publik yang tersedia untuk menghasilkan gambar baru yang menyerupai aslinya.
Pro dan kontra yang langsung muncul
Pengamat teknologi dan analis senior Counterpoint Research, Prachir Singh, menilai teknologi seperti ini seharusnya memudahkan, bukan mengorbankan keamanan. Dalam wawancara dengan The Economic Times pada 8 Juli 2026, ia menekankan pentingnya pengaturan privasi yang jelas karena wajah dan foto kini bisa menjadi data.
Donald Campbell, Direktur Advokasi Foxglove, juga menyoroti risiko penyalahgunaan sistem ini. Ia menyebutnya sebagai pintu terbuka untuk manipulasi gambar tanpa izin, dengan dampak yang sudah terlihat mulai dari pencemaran nama baik hingga penyebaran gambar palsu, menurut BBC.
Cara memblokir foto agar tidak dipakai AI
Meta tetap menyediakan kendali bagi pengguna yang tidak ingin kontennya dipakai untuk AI. Pengaturannya ada di bagian Pengaturan & Privasi, lalu masuk ke Pusat Akun, kemudian Izin dan Akses Data.
Di sana, pengguna dapat mematikan opsi “Izinkan orang lain menggunakan konten saya untuk fitur AI Meta”. Jika ingin perlindungan yang lebih menyeluruh, akun juga bisa diubah menjadi pribadi.
Opsi ini menjadi penting karena fitur AI Meta tersebut aktif untuk akun publik secara default. Dengan pengaturan yang tepat, pengguna bisa membatasi penggunaan foto mereka tanpa harus menunggu masalah muncul lebih dulu.
