Timnas Mesir berada di ambang kelolosan ke babak kedua Piala Dunia bahkan sebelum turun menghadapi Iran. Nasib mereka bisa ditentukan lebih dulu oleh hasil pertandingan lain yang berlangsung sebelum laga terakhir Grup G.
Dengan koleksi 4 poin dari dua pertandingan, Mesir saat ini memimpin klasemen Grup G. Mereka membuka langkah dengan hasil imbang 1-1 melawan Belgia, lalu menang 3-1 atas Selandia Baru.
Jalur aman lewat peringkat ketiga terbaik
Mesir masih punya peluang mengunci tiket tanpa harus menunggu hasil melawan Iran pada Sabtu pagi mendatang. Format baru Piala Dunia memberi kesempatan kepada delapan tim peringkat ketiga terbaik untuk tetap lolos ke fase berikutnya.
Situasi itu membuat Mesir masih berada dalam posisi aman, meski hasil akhir di Grup G belum sepenuhnya dipastikan. Mereka juga unggul atas beberapa pesaing dalam perburuan posisi ketiga terbaik.
Hasil Jerman bisa menutup pintu lawan
Salah satu skenario yang paling menguntungkan datang dari Grup Kelima. Jika Jerman yang saat ini memimpin dengan 6 poin mampu mengalahkan atau setidaknya menahan imbang Ekuador, maka Ekuador tidak akan bisa melewati torehan 4 poin milik Mesir.
Dalam kondisi itu, Mesir otomatis lolos ke babak kedua. Opsi lain juga terbuka jika Pantai Gading, yang ada di posisi kedua dengan 3 poin, terhindar dari kekalahan melawan Curaçao.
Mesir tetap membidik puncak grup
Meski ada jalan aman lewat hasil tim lain, Mesir tetap mengincar poin penuh saat melawan Iran. Satu hasil imbang sudah cukup untuk memastikan tiket, tetapi kemenangan dibutuhkan bila mereka ingin mempertahankan posisi pertama di Grup G.
Peta persaingan di grup itu masih rapat karena Belgia dan Iran sama-sama mengoleksi 2 poin. Selandia Baru berada di posisi terbawah dengan 1 poin, sehingga hasil laga terakhir masih sangat menentukan.
Dengan skenario yang terbuka lebar, Mesir kini hanya menunggu apakah hadiah dari laga lain sudah cukup untuk menutup jalan rival mereka. Jika hasil di grup lain berpihak, tiket ke babak kedua bisa lebih dulu diamankan sebelum duel penentuan melawan Iran.
Source: www.goal.com






