Melaney Ricardo Buka Suara, Tamu Podcast Bisa Dibayar atau Tidak Tergantung Situasi

Melaney Ricardo akhirnya buka suara setelah namanya disorot karena tudingan pelit membayar honor tamu podcast. Ia menegaskan bahwa sistem pembayaran di podcast miliknya tidak bisa disamakan untuk semua narasumber karena menyesuaikan jenis konten, hubungan dengan tamu, dan kebutuhan tiap episode.

Sorotan itu muncul setelah kreator konten Eza Putra menyebut ada narasumber yang tidak mendapat uang saku, padahal konten tersebut dinilai berpotensi mendatangkan trafik, engagement, dan pendapatan iklan. Melaney lalu menanggapi kabar itu lewat akun Instagram pribadinya dan menekankan bahwa podcast yang ia kelola adalah program personal, bukan milik perusahaan.

Bayaran tidak dipukul rata

Melaney menjelaskan bahwa keputusan memberi bayaran atau tidak selalu bergantung pada siapa yang hadir dan topik yang dibahas. Ia menegaskan tidak ada satu aturan tunggal yang dipakai untuk semua tamu.

“Apakah tamu podcast dibayar atau tidak? Jawabannya tergantung untuk podcast aku,” ujar Melaney. Ia menambahkan bahwa status podcast tersebut bersifat perorangan, sehingga pengaturannya berbeda dari program yang dikelola korporasi.

Menurut Melaney, ada tamu yang hadir karena hubungan pertemanan, terutama sesama artis. Dalam situasi seperti itu, kerja sama kerap berjalan dalam bentuk saling dukung atau barter tanpa pembayaran langsung.

Ada tamu yang menerima honor

Melaney juga menyebut bahwa skema di podcastnya tidak selalu gratis. Ia memberi contoh Ririn Ekawati dan Citra Idol yang hadir tanpa bayaran karena hubungan dekat dan pertemanan.

Di sisi lain, ia menegaskan ada tamu yang tetap menerima honor. Melaney menyebut Calvin Dores dibayar, bahkan jumlahnya disebut lebih dari Rp 2 juta, sementara beberapa tamu lain mendapatkan kompensasi melebihi uang transport.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa setiap episode bisa memiliki perlakuan berbeda. Melaney menekankan bahwa kebutuhan dan kesepakatan menjadi dasar utama, bukan pola pembayaran yang seragam.

Bantahan soal mengejar keuntungan semata

Melaney juga membantah anggapan bahwa dirinya hanya mengambil untung dari kehadiran tamu untuk mengejar AdSense. Ia menegaskan tudingan itu tidak sesuai dengan cara kerja programnya selama ini.

Ia menambahkan bahwa jika ada podcast yang melibatkan brand, urusan honor biasanya dibahas lewat negosiasi langsung sesuai tarif tamu. Dengan begitu, pembayaran bergantung pada kesepakatan yang tercapai, bukan pada satu skema tetap.

Melaney menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa urusan uang transport maupun honor tamu di podcast miliknya sangat situasional. Ia juga mengingatkan bahwa kondisi seperti itu belum tentu berlaku di podcast milik orang lain.

Source: www.beritasatu.com

Terkait