Mazda 6e Setir Kanan Mulai Dikirim Ke Thailand, Indonesia Makin Dekat?

Author: Cung Media

Pengiriman perdana Mazda 6e setir kanan sudah mulai bergerak ke Thailand. Unit awal yang tiba di Pelabuhan Laem Chabang itu menjadi sinyal bahwa ekspansi sedan listrik ini ke pasar Asia-Pasifik mulai berjalan.

Thailand bukan tujuan tunggal dalam gelombang awal pengiriman tersebut. Selain Australia, beberapa pasar setir kanan lain juga masuk daftar, termasuk Singapura, Hong Kong, dan Indonesia.

Identitas Mazda Masih Dijaga

Mazda 6e lahir dari kerja sama Changan-Mazda dan diproduksi di fasilitas perakitan Nanjing, Tiongkok. Di pasar domestik, model ini dikenal dengan nama Mazda EZ-6.

Walau berbagi platform dengan merek asal Tiongkok, Mazda menegaskan karakter berkendaranya tetap dipertahankan. Insinyur perusahaan melakukan kalibrasi khusus agar mobil ini tetap membawa filosofi Jinba-Ittai, yaitu rasa menyatu antara pengemudi dan kendaraan.

Kabin Serba Minimalis, Dimensi Cukup Besar

Masuk ke bagian interior, Mazda 6e mengusung pendekatan minimalis dengan sedikit tombol fisik. Hampir seluruh fungsi utama kendaraan dioperasikan lewat monitor hiburan sentuh berukuran besar.

Dari sisi ukuran, sedan ini tergolong besar di kelasnya. Panjangnya 4.921 mm, lebarnya 1.890 mm, tingginya 1.485 mm, dan jarak sumbu rodanya 2.900 mm.

Untuk menunjang kenyamanan sekaligus stabilitas, Mazda membekali mobil ini dengan suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang multi-link. Kombinasi itu dirancang agar mobil tetap presisi meski membawa bobot dan dimensi yang besar.

Baterai LFP, Tenaga Roda Belakang

Sumber dayanya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP berkapasitas 78 kWh buatan CATL-Changan. Energi dari baterai tersebut disalurkan ke motor listrik tunggal di roda belakang.

Tenaga puncaknya mencapai 190 kW atau setara 255 hp. Dalam klaim Mazda, jarak tempuhnya berada di kisaran 560 kilometer hingga 654 kilometer sekali pengisian penuh, tergantung metode pengujian di negara tujuan.

Mazda 6e juga sudah mendukung pengisian daya DC fast charging. Bekal ini membuatnya lebih siap dipakai sebagai sedan listrik harian maupun untuk perjalanan jarak jauh.

Peluang Masuk Indonesia Makin Terbuka

Eurokars Motor Indonesia sebagai distributor resmi Mazda juga disebut sedang bersiap menyambut kehadiran 6e untuk memperluas portofolio kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air. Kehadirannya sebelumnya sudah sempat terlihat di kawasan Asia Tenggara pada awal tahun ini.

Dengan unit setir kanan yang mulai dikirim ke Thailand, peluang masuk ke Indonesia ikut terbuka lebih lebar. GIIAS 2026 disebut bisa menjadi momentum yang tepat, apalagi jika distribusi regional Mazda berjalan sesuai rencana.

Source: www.oto.com
Terbaru