Di tengah belanja masyarakat yang makin hati-hati, pusat perbelanjaan mulai mencari cara baru untuk menjaga arus pengunjung. Salah satu yang paling menonjol adalah mengandalkan hiburan anak agar keluarga tetap datang, lalu membuka peluang transaksi di dalam mal.
Strategi itu terlihat di Kota Kasablanka yang menggelar Pororo Carnival: Colorful Garden Adventure selama musim libur sekolah. Acara gratis ini berlangsung pada 12 Juni hingga 5 Juli 2026 dan diposisikan sebagai magnet kunjungan keluarga.
Anak Jadi Pintu Masuk Belanja Keluarga
Deputy General Manager Marketing Kota Kasablanka, Sherly Nayoan, mengakui situasi ekonomi yang menantang membuat masyarakat lebih menahan pengeluaran. Karena itu, pendekatan promosi tidak lagi hanya diarahkan ke orang dewasa, tetapi juga ke anak-anak lewat karakter animasi yang sudah akrab di banyak keluarga.
Menurut Sherly, anak punya peran besar dalam keputusan belanja ketika keluarga berada di pusat perbelanjaan. Saat anak ingin bermain atau bertemu karakter favorit, orang tua biasanya ikut menyesuaikan agenda kunjungan.
Polanya sederhana. Kunjungan yang awalnya untuk hiburan sering berlanjut ke makan, minum, hingga belanja kebutuhan lain di tenant mal.
| Agenda | Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pororo Carnival: Colorful Garden Adventure | 12 Juni hingga 5 Juli 2026 | Acara gratis di Kota Kasablanka |
| Meet and greet karakter | 13, 14, 20, 21, 27, dan 28 Juni 2026 | Pukul 14.00 dan 17.00 WIB |
| Meet and greet karakter | 4 Juli 2026 | Pukul 18.00 WIB |
| Meet and greet karakter | 5 Juli 2026 | Pukul 14.00, 16.00, dan 18.00 WIB |
Konsep itu kerap disebut sebagai one stop shopping. Dalam satu kunjungan, keluarga tidak hanya mencari hiburan, tetapi juga berpotensi melakukan konsumsi di beberapa titik sekaligus.
Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya harga berbagai kebutuhan pokok, pengeluaran keluarga tentu menyesuaikan kemampuan masing-masing. Namun, bagi pengelola mal, trafik pengunjung tetap penting agar perputaran ekonomi di dalam pusat belanja tidak melambat.
Pororo Jadi Magnet Utama
Pororo Carnival menghadirkan enam karakter untuk pertama kalinya di Indonesia, yakni Pororo, Loopy, Eddy, Petty, Poby, dan Crong. Pengunjung bisa bertemu langsung dan berinteraksi dengan karakter animasi asal Korea Selatan itu selama acara berlangsung.
Jadwal kemunculan karakter difokuskan pada akhir pekan, saat keluarga biasanya lebih leluasa berkunjung. Selain itu, Pororo dan kawan-kawan juga dijadwalkan tampil pada 4 Juli 2026 dan 5 Juli 2026 dengan beberapa sesi di hari penutupan acara.
Pemilihan libur sekolah menjadi kunci dari strategi ini. Pada periode tersebut, keluarga cenderung mencari aktivitas bersama anak, sehingga acara tematik seperti ini punya peluang lebih besar menarik kunjungan.
Bukan Sekadar Foto Bareng Karakter
Daya tarik acara ini tidak berhenti di sesi pertemuan dengan karakter. Kota Kasablanka juga menyiapkan area bermain bertema Pororo Adventure untuk membuat anak dan orang tua bertahan lebih lama di dalam mal.
Ada lima wahana yang disediakan, yaitu Magical Dome, Maze, Car Track, Airplane Ride, dan Tractor Ride. Kombinasi karakter populer dan permainan tematik memberi alasan tambahan bagi keluarga untuk menghabiskan waktu lebih panjang di lokasi.
Semakin lama pengunjung berada di mal, semakin besar pula peluang mereka masuk ke tenant makanan, minuman, permainan, dan belanja lainnya. Bagi pengelola pusat perbelanjaan, inilah cara menjaga aktivitas ekonomi tetap bergerak di tengah situasi belanja yang seret.
Langkah Kota Kasablanka memperlihatkan pergeseran fungsi acara mal. Hiburan anak kini tidak hanya dipakai sebagai agenda rekreasi, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mempertahankan kunjungan keluarga dan membuka transaksi di dalam pusat belanja.
Source: www.suara.com






