Madonna Ubah Final Piala Dunia 2026 Menjadi Klub 80-an, Ronaldo dan Ronaldinho Muncul

Author: Cung Media

Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina mendapat selingan yang tak lazim di Stadion MetLife, New Jersey. Di tengah pertandingan, Madonna mengubah lapangan menjadi panggung bernuansa klub malam era 1980-an.

Pertunjukan itu semakin menonjol karena Ronaldo dan Ronaldinho ikut memasuki stadion menggunakan kereta golf. Dua legenda Brasil tersebut muncul setelah babak pertama berakhir tanpa gol.

Konsep hiburan ini membuat jeda pertandingan berlangsung jauh melampaui durasi istirahat biasa dalam sepak bola. Acara paruh waktu tersebut tercatat berjalan selama 27 menit dan 19 detik.

Durasi itu lebih panjang daripada jeda 15 menit yang lazim digunakan dalam pertandingan resmi FIFA menurut IFAB. Format tersebut pun memunculkan perdebatan karena dianggap mengubah struktur pertandingan di turnamen sepak bola.

Panggung Musik di Tengah Final

Madonna menjadi salah satu penampil utama dalam pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia FIFA pertama tersebut. Entertainment Kompas menyebut Justin Bieber, BTS, serta Shakira juga masuk dalam daftar nama besar yang terlibat pada acara 19 Juli itu.

Penyanyi berusia 67 tahun itu tampil ketika kedua finalis masih mengejar kemenangan di lapangan. Ia bernyanyi dan menari dengan latar visual yang mengambil inspirasi dari Danceteria, klub malam terkenal pada era 1980-an.

Alih-alih membawakan materi dari album Confessions II yang dirilis pada 3 Juli, Madonna memilih lagu “Music”. Singel tersebut pernah menduduki posisi nomor satu Billboard Hot 100 pada 2000.

“Music” dibawakan dengan iringan seorang DJ yang memperkuat suasana dansa di Stadion MetLife. Pilihan lagu lama itu selaras dengan konsep pertunjukan yang mengedepankan nostalgia klub malam.

Tokoh Peran Detail Penampilan
Madonna Penampil utama Membawakan “Music” dengan nuansa klub 1980-an
Ronaldo Tamu spesial Masuk ke stadion menggunakan kereta golf
Ronaldinho Tamu spesial Masuk ke stadion menggunakan kereta golf
Justin Bieber Penampil musik Membawakan versi akustik “Everything Hallelujah”
Shakira dan Burna Boy Penampil musik Membawakan lagu resmi Piala Dunia “Dai, Dai”

Busana Panggung yang Kontras dengan Lapangan

Busana Madonna menciptakan kontras tajam dengan pakaian olahraga yang mendominasi tribun dan lapangan. Ia mengenakan bra perak berpotongan rendah, korset renda merah muda transparan, serta celana pendek sutra merah muda.

Penampilannya juga dilengkapi stoking setinggi paha berhias renda dan sepatu bot kulit bertali ungu. Jaket bomber ungu serta sarung tangan melengkapi gaya panggungnya saat membawakan lagu tersebut.

Kehadiran Ronaldo dan Ronaldinho memberi unsur sepak bola yang kuat pada segmen musik itu. Sorak penonton menyambut dua ikon Selecao tersebut ketika keduanya memasuki arena dengan kereta golf.

Kemunculan mereka terjadi pada saat skor masih 0-0, sehingga tidak berkaitan dengan perubahan kedudukan pertandingan. Namun, perpaduan legenda sepak bola dan bintang pop global membuat panggung paruh waktu menjadi bagian menonjol dari final.

Format Jeda yang Diperdebatkan

Setelah segmen Madonna, Justin Bieber melanjutkan pertunjukan dengan versi akustik “Everything Hallelujah”. Shakira dan Burna Boy kemudian tampil membawakan “Dai, Dai”, lagu resmi Piala Dunia yang disebut dalam acara itu.

Chris Martin dari Coldplay disebut sebagai kurator pertunjukan tersebut. Rangkaian penampilan musik ini berlangsung di sela final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.

Selain jeda paruh waktu yang panjang, format pertandingan juga disebut memiliki jeda minum yang membagi setiap babak menjadi dua interval. Pola ini menyerupai struktur yang lebih umum dijumpai dalam olahraga Amerika.

Perubahan itu menjadi salah satu alasan munculnya kontroversi terhadap format hiburan FIFA. Di sisi lain, pertunjukan Madonna bersama Ronaldo dan Ronaldinho memperlihatkan upaya memadukan sepak bola, musik, dan hiburan global dalam satu panggung final.

Source: entertainment.kompas.com
Terbaru