Macerata kerap luput dari sorotan wisata Italia yang biasanya jatuh ke Roma atau Florence. Padahal, kota klasik di wilayah Marche ini menyatukan tiga daya tarik yang jarang hadir sekaligus dalam satu tempat: kampus tua, panggung opera kelas dunia, dan lanskap bukit yang membuka pandangan luas ke pedesaan.
Kesan paling kuat dari Macerata justru datang dari suasananya yang tenang dan intim. Kota ini berdiri di atas perbukitan, menghadap kebun anggur, lahan pertanian, dan hamparan hijau di sekelilingnya.
Kota akademik dengan akar panjang
Identitas Macerata tidak bisa dilepaskan dari University of Macerata. Kampus ini didirikan pada tahun 1290 dan, menurut Britannica, telah menjadi pusat pendidikan serta penelitian penting di wilayah Marche selama lebih dari tujuh abad.
Kehadiran universitas tua itu ikut membentuk ritme kota. Ribuan mahasiswa datang setiap tahun, membuat Macerata tetap hidup di tengah lingkungan yang dipenuhi bangunan bersejarah.
Arena yang berubah menjadi panggung budaya
Di jantung kota, Arena Sferisterio menjadi salah satu landmark paling terkenal. Dilansir sferisterio.it, bangunan neoklasik ini selesai dibangun pada abad ke-19 dan awalnya dipakai untuk permainan bola tradisional Italia.
Kini, Arena Sferisterio lebih dikenal sebagai lokasi pertunjukan seni dan opera. Akustiknya yang terkenal baik membuat tempat ini dihargai oleh seniman maupun penonton.
Rumah bagi festival opera
Arena yang sama juga menjadi lokasi Macerata Opera Festival, salah satu agenda budaya paling bergengsi di kota itu. Festival ini digelar setiap tahun dan menampilkan berbagai karya opera klasik.
Acara tersebut menarik pengunjung dari berbagai negara yang ingin menyaksikan pertunjukan berkualitas tinggi. Selain opera, beragam kegiatan budaya lain ikut menghidupkan suasana dan memperkuat reputasi Macerata sebagai kota seni pertunjukan.
Pusat sejarah yang masih aktif
Di luar panggung seni, pusat bersejarah Macerata masih menyimpan jejak abad pertengahan dan Renaisans. Jalan-jalan sempit, alun-alun klasik, dan gereja tua membentuk suasana khas kota Italia yang terasa autentik.
Banyak bangunan lama itu masih digunakan hingga sekarang dan tetap menjadi bagian dari kehidupan warga. Salah satu titik terpentingnya adalah Piazza della Libertà, yang disebut Italia.it sebagai pusat aktivitas kota.
Di sekeliling alun-alun itu berdiri bangunan-bangunan penting yang merekam perjalanan sejarah Macerata selama berabad-abad. Kawasan ini juga menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin melihat arsitektur klasik Italia secara langsung.
Pesona bukit yang melengkapi karakter kota
Letak Macerata di kawasan perbukitan Marche memberi nilai tambah yang besar. Dari kota ini, Laut Adriatik dan Pegunungan Apennina bisa dijangkau dengan relatif mudah, sehingga posisinya tergolong strategis.
Kombinasi kedekatan dengan laut, gunung, dan pedesaan membuat Macerata terasa lengkap sebagai destinasi. Kota kecil ini menunjukkan bahwa warisan budaya, ruang publik bersejarah, dan lanskap yang memikat tidak selalu harus datang dari kota besar.
Source: www.idntimes.com