MAB Siapkan Mobil Listrik Mikro Beratap Panel Surya, Harga Rp 150 Jutaan Bikin Menoleh

PT Mobil Anak Bangsa (MAB) sedang menyiapkan kehadiran mobil listrik mikro Solarky Sun V untuk pasar Indonesia. Model ini langsung menarik perhatian karena membawa panel surya di atap, fitur yang masih jarang muncul di segmen mobil listrik mikro.

Daya tarik lain datang dari banderolnya yang disebut berada di kisaran Rp 150 jutaan. Di tengah pasar kendaraan listrik yang masih mencari titik harga paling pas, angka itu membuat Solarky Sun V berpotensi masuk daftar pantauan calon konsumen.

Dipamerkan lebih dulu sebelum meluncur

Saat ini, unit Solarky Sun V sudah dipamerkan untuk melihat respons pasar sebelum peluncuran resmi. Pameran itu disebut berlangsung di Living World, Tangerang, hingga akhir pekan, dan digunakan MAB untuk membaca minat publik secara langsung.

Senior Marketing Manager Communication MAB Achmad Rofiqi menjelaskan bahwa perusahaan tidak ingin buru-buru masuk ke pasar. Menurut dia, tanggapan masyarakat menjadi bahan penting sebelum produk benar-benar dipasarkan.

MAB juga belum mengumumkan tanggal pasti peluncuran. Namun, peluncuran resmi disebut berpeluang berlangsung sekitar Juni atau Juli tahun ini setelah fase pengenalan selesai.

Kolaborasi tiga pihak

Kehadiran Solarky Sun V bukan hasil kerja satu perusahaan saja. Proyek ini melibatkan PT Mobil Anak Bangsa sebagai perakit lokal, Solarky Hong Kong sebagai pemilik teknologi, dan PT Fortuna Ventura Investindo sebagai distributor resmi.

Rofiqi menegaskan bahwa peran MAB difokuskan pada perakitan kendaraan. Sementara itu, penjualan dan distribusi ditangani oleh perusahaan yang bekerja sama dalam proyek tersebut.

Model kerja seperti ini menempatkan MAB sebagai assembler di Indonesia. Dengan skema tersebut, Solarky Sun V hadir sebagai produk yang dirakit di dalam negeri, bukan mobil impor utuh.

Dirakit di Demak

MAB memastikan seluruh unit Solarky Sun V dirakit di fasilitas produksi mereka di Demak. Informasi ini memberi posisi penting bagi kendaraan listrik mikro tersebut karena membawa proses produksi lokal sejak awal.

Bagi pasar, status rakit lokal kerap menjadi nilai tambah tersendiri. Kehadiran model ini juga menunjukkan bahwa segmen mobil listrik mikro mulai melibatkan fasilitas manufaktur dalam negeri.

Desain ringkas dengan ciri berbeda

Dari sisi tampilan, Solarky Sun V mengusung desain boxy atau mengotak. Gaya itu cocok dengan karakter mobil listrik mikro modern yang mengutamakan bentuk ringkas dan fungsional.

Bagian depannya memakai lampu bulat bergaya retro dengan aksen LED. Kombinasi itu memberi kesan klasik, tetapi tetap selaras dengan identitas kendaraan listrik yang modern.

Sorotan terbesar tetap ada di bagian atap. Panel surya yang terpasang di sana membantu proses pengisian daya baterai dan menjadi pembeda utama dari banyak pesaing di kelas yang sama.

Meski belum ada rincian teknis soal kapasitas atau seberapa besar kontribusi dayanya, fitur ini sudah cukup membuat Solarky Sun V menonjol. Di segmen mobil listrik mikro, tambahan panel surya jelas memberi nilai pembeda yang mudah dilihat konsumen.

Ukuran kompak untuk mobilitas kota

Secara dimensi, Solarky Sun V tergolong kecil. Mobil ini memiliki panjang 3.150 mm, lebar 1.491 mm, dan tinggi 1.590 mm tanpa panel surya.

Ukuran tersebut memperlihatkan fokusnya pada mobilitas perkotaan. Bodi yang ringkas berpotensi memudahkan manuver di jalan sempit dan area yang ruang geraknya terbatas.

Kombinasi harga yang disebut berada di kisaran Rp 150 jutaan, perakitan lokal di Demak, dan panel surya di atap membuat Solarky Sun V layak dicermati. Jika jadwal peluncuran berjalan sesuai rencana, pasar mobil listrik mikro di Indonesia akan kedatangan opsi baru dengan pendekatan yang cukup berbeda.

Source: otomotif.kompas.com
Terkait