Tank Sherman Bermesin 5 Mesin Chrysler, Solusi Perang yang Ternyata Efektif

Author: Cung Media

Di tengah tekanan produksi besar pada Perang Dunia II, Chrysler memilih jalan yang tidak biasa untuk menghidupkan M4A4 Sherman. Alih-alih mengandalkan satu mesin konvensional, tank ini memakai A57 Multibank yang disusun dari lima mesin mobil Chrysler sekaligus.

Hasilnya memang terdengar rumit, tetapi justru itulah yang membuat M4A4 menonjol. Varian Sherman ini akhirnya dikenal sebagai salah satu jawaban paling kreatif terhadap kelangkaan mesin tank di masa perang.

Mesin yang lahir dari darurat produksi

Setelah 1941, kebutuhan mesin tank meningkat jauh lebih cepat daripada pasokannya. Mesin radial lebih diprioritaskan untuk pesawat, sementara pilihan powerplant lain diperebutkan banyak pihak.

Dalam situasi itu, Chrysler tidak merancang mesin baru dari nol. Perusahaan tersebut merakit lima mesin flathead inline-six 251 kubik inci yang sudah terbukti di mobil penumpang ke satu driveshaft dan gearbox pusat.

A57 Multibank akhirnya menghasilkan sekitar 370 tenaga kuda dengan bobot kurang lebih dua ton. Paket ini juga membawa lima karburator, lima distributor, dan 30 busi, membuatnya sangat rumit secara mekanis.

Komponen Detail Dampak
Mesin dasar 5 mesin Chrysler inline-six 251 kubik inci Menjadi dasar penggerak A57 Multibank
Daya Sekitar 370 tenaga kuda Memberi tenaga pada Sherman M4A4
Kompleksitas 5 karburator, 5 distributor, 30 busi Awalnya sulit dirawat, tetapi kemudian membaik

Hull diperpanjang untuk menampung mesin

Ukuran mesin yang lebih panjang memaksa perancang Sherman mengubah bodi tank. Hull M4A4 dipanjangkan hampir 11 inci, dan jarak antar bogie suspensi dibuat lebih jauh dibanding varian Sherman lain.

Perubahan itu memberi M4A4 siluet yang khas. Meski begitu, tank ini tetap membawa ciri utama Sherman yang membuatnya sukses, yaitu andal secara mekanis, mudah diproduksi, dan seimbang antara mobilitas, daya tembak, serta perlindungan.

Program Sherman memang dirancang dengan beberapa jenis powerplant agar produksi tidak bergantung pada satu sumber mesin saja. Selain Chrysler Multibank, ada pula Continental R975 radial, Ford GAA V8, dan diesel ganda General Motors.

Lebih banyak dipakai Sekutu daripada Amerika

M4A4 justru tidak banyak dipakai oleh Angkatan Darat AS. Militer Amerika lebih memilih M4A3 bermesin Ford V8, sehingga sebagian besar M4A4 dialihkan ke Inggris dan negara Sekutu lain lewat program Lend-Lease.

Di sana, tank ini dikenal sebagai Sherman V. Total produksinya mencapai 7.499 unit, dan 7.443 di antaranya diberikan kepada pasukan Sekutu yang memakainya luas di Italia dan Eropa Barat Laut, termasuk bersama pasukan Amerika dalam kampanye Normandia.

Dari kompleks menjadi andal

Pada masa awal produksi, kompleksitas mesin menjadi sumber kendala utama. Namun perbaikan pada sistem pendingin, piston ring, dan exhaust valve perlahan menaikkan keandalannya.

Pada 1944, mesin ini berhasil melewati uji ketahanan 400 jam yang menuntut dari Angkatan Darat AS. Sejak itu, M4A4 diakui sebagai salah satu varian Sherman yang paling andal, hanya kalah dari M4A3 yang memakai mesin konvensional.

Mesin ini juga lebih boros bahan bakar dan lebih memakan waktu dalam perawatan. Namun banyak mekanik asing sudah terbiasa menangani mesin kecil, sehingga setelah kru memahami tata letak yang tidak lazim itu, M4A4 justru mendapat reputasi baik dalam servis lapangan.

Redundansi yang menyelamatkan

Keunggulan penting M4A4 ada pada daya tahannya saat terkena kerusakan. Karena mesin itu terdiri dari lima bank enam silinder yang bekerja relatif independen, kerusakan pada satu bank tidak selalu membuat kendaraan berhenti total.

Chrysler bahkan menyebut tank ini masih bisa bergerak meski kehilangan hingga 12 dari 30 silindernya. Bagi kru tank, redundansi seperti itu sangat berarti karena kemampuan bergerak sering menentukan peluang selamat di medan tempur.

Pada akhirnya, M4A4 menjadi contoh solusi industri perang yang tidak elegan, tetapi efektif. Dari kebutuhan mendesak akan produksi massal hingga pelayanan luas di Italia, Normandia, dan Eropa Barat Laut, Sherman bermesin lima Chrysler ini membuktikan bahwa rancangan paling aneh sekalipun bisa punya peran besar dalam perang modern.

Terbaru