Luis de la Fuente tengah menikmati fase paling meyakinkan sejak menangani timnas Spanyol. La Roja melaju ke final Piala Dunia 2026 tanpa sekalipun merasakan kekalahan, dan catatan tak terkalahkan itu kini mencapai 14 pertandingan di ajang besar.
Yang membuatnya makin mencolok, Spanyol bukan hanya menang, tetapi juga terlihat sangat efisien saat menghadapi laga-laga penentu. Kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal menjadi salah satu penegas bahwa tim ini tetap stabil ketika tekanan memuncak.
Awal rekor sempurna dari Euro 2024
Rangkaian tanpa kalah itu bermula di Euro 2024, ketika Spanyol menyapu bersih seluruh tujuh pertandingan dengan kemenangan. Dalam turnamen tersebut, mereka menyingkirkan lawan-lawan kuat seperti Kroasia, Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris.
De la Fuente membangun fondasi tim yang sangat solid sepanjang ajang itu. Spanyol tampil konsisten dari awal hingga akhir, tanpa memberi celah bagi lawan untuk memaksakan kekalahan.
Dominasi berlanjut di Piala Dunia 2026
Di Piala Dunia 2026, Spanyol kembali melaju tanpa cela. Mereka melewati tujuh laga dari fase grup hingga babak gugur untuk memastikan tempat di partai final.
Dalam fase knockout, Austria, Portugal, Belgia, dan Prancis bergantian ditumbangkan. Dua pertandingan bahkan berjalan sangat ketat karena gol penentu baru lahir di menit akhir.
| Turnamen | Jumlah Laga | Hasil | Catatan |
|---|---|---|---|
| Euro 2024 | 7 | Menang semua | Menumbangkan Kroasia, Italia, Jerman, Prancis, dan Inggris |
| Piala Dunia 2026 | 7 | Menang semua | Lolos ke final lewat fase grup dan babak gugur |
Gol-gol krusial itu lahir dari pemain cadangan, Mikel Merino. Situasi tersebut menunjukkan kedalaman skuad Spanyol sekaligus ketepatan keputusan De la Fuente saat pertandingan berjalan sulit.
Keraguan yang berubah jadi kepercayaan
Pencapaian ini terasa semakin penting karena De la Fuente sempat diragukan ketika pertama kali memimpin tim senior. Sebelumnya, ia lebih dikenal sebagai pelatih kelompok umur selama lebih dari satu dekade.
Namun, kedekatannya dengan para pemain justru menjadi salah satu kekuatan utama. Ia mampu menjaga chemistry tim dan membangun identitas permainan yang konsisten, dua hal yang kini terlihat jelas di turnamen besar.
Spanyol kini tinggal selangkah lagi menutup perjalanan luar biasa ini dengan gelar besar lainnya. Setelah menjuarai Euro 2024, De la Fuente berpeluang mengakhiri dua turnamen besar pertamanya dengan dua trofi tanpa kekalahan.
