LG Electronics membawa konsep housewarming ala Korea ke Indonesia lewat kampanye “Housewarming by LG” yang memadukan suasana hunian modern dengan teknologi AI rumah tangga. Pendekatan ini tidak hanya menampilkan perangkat elektronik, tetapi juga membuat pengunjung merasakan pengalaman rumah yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari.
Kampanye tersebut menjadi bagian dari upaya LG membangun kedekatan dengan pasar Asia Tenggara melalui pengalaman yang lebih imersif. Rangkaian acaranya digelar bertahap di Vietnam, Thailand, dan Indonesia, dengan pembukaan di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 19 Mei, disusul Thailand pada 4 Juni, lalu Indonesia pada 23 Juni 2026.
Rumah contoh yang bisa dijelajahi langsung
LG merancang area pengalaman ini menyerupai rumah sungguhan agar pengunjung bisa mencoba cara kerja perangkat pintar dalam konteks yang familiar. Pengunjung dapat masuk ke dapur, ruang keluarga, hingga ruang ganti sambil melihat langsung bagaimana produk-produk itu digunakan dalam rutinitas harian.
Di area dapur, LG menonjolkan kulkas dengan dispenser air, es batu, fitur Craft Ice, dan es serut. Perangkat ini ditampilkan untuk mendukung pembuatan minuman dan makanan khas Korea secara lebih praktis.
Pada ruang keluarga, LG menggabungkan AC dan air purifier agar suhu, kelembapan, dan kualitas udara tetap nyaman. Perusahaan juga membawa StanbyME 2, layar portabel yang disebut cocok untuk hiburan sekaligus aktivitas olahraga di rumah.
AI yang menyesuaikan kebutuhan penghuni
Salah satu perangkat yang jadi sorotan adalah LG WashTower™. Perangkat ini dibekali teknologi AI untuk menganalisis berat pakaian, tingkat kotoran, dan jenis kain secara otomatis agar proses pencucian lebih optimal.
LG Styler turut dipamerkan sebagai perangkat untuk perawatan pakaian dan kebutuhan personal styling. Kehadiran keduanya menegaskan fokus LG pada solusi rumah tangga yang tidak hanya pintar, tetapi juga mendukung rutinitas sehari-hari secara lebih praktis.
Regional CEO LG Electronics Asia Pacific, Jaeseung Kim, menyebut Asia Tenggara sebagai kawasan penting karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap budaya Korea. Ia menjelaskan bahwa LG ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat sekaligus menunjukkan bagaimana konsep Affectionate Intelligence dapat memahami dan beradaptasi dengan cara hidup pengguna.
Nuansa budaya Korea dalam ruang pamer
Kampanye ini juga membawa sentuhan budaya Korea lewat pendekatan visual dan gaya hidup yang hadir di ruang pamer. Dua figur publik, MINHO dan Shin Ye-eun, dilibatkan untuk merepresentasikan dua karakter hunian yang berbeda.
MINHO mewakili rumah dengan nuansa aktif dan sosial, yang terinspirasi dari tren lari dan aktivitas dinamis sehari-hari. Shin Ye-eun menampilkan konsep hunian yang lebih tenang, personal, dan dekat dengan estetika K-Wellness.
Meski berbeda, kedua konsep tersebut membawa pesan yang sama, yaitu teknologi AI yang mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pengguna secara lebih personal. LG menekankan bahwa perangkat rumah tangganya dirancang untuk mengikuti ritme kehidupan modern agar aktivitas di rumah terasa lebih nyaman.
Untuk memperluas jangkauan kampanye, LG juga menyiapkan konten di balik layar dan sorotan acara melalui YouTube serta media sosial resmi mereka. Langkah ini menunjukkan bahwa Housewarming by LG bukan hanya pameran produk, tetapi juga strategi untuk menghubungkan teknologi rumah tangga dengan tren budaya yang sedang populer di Asia Tenggara.
Source: www.suara.com