Lenovo resmi membuka persaingan baru di pasar tablet gaming premium lewat Legion Y900. Perangkat ini langsung mencuri perhatian karena membawa layar 4K 13 inci, refresh rate 144Hz, dan harga awal yang dipatok mulai 3.099 yuan atau sekitar Rp8,1 juta.
Langkah Lenovo terasa agresif karena tablet ini tidak hanya mengejar performa, tetapi juga mencoba menekan iPad Pro lewat klaim visual yang sangat tinggi. Di sisi lain, Legion Y900 hadir dengan paket yang juga relevan untuk hiburan dan produktivitas, sehingga target pasarnya terlihat lebih luas dari sekadar gamer.
Layar jadi senjata utama
Lenovo membekali Legion Y900 dengan panel beresolusi 4K 3.840 x 2.560 piksel. Layar itu mendukung refresh rate 144Hz, yang membuat animasi terasa lebih halus saat bermain gim atau menjelajahi antarmuka.
Tingkat kecerahan panel ini mencapai 1.100 nits. Permukaan layarnya juga dilindungi Corning Gorilla Glass 7i untuk menjaga ketahanan penggunaan harian.
Lenovo bahkan menyebut kualitas visual Legion Y900 melampaui standar Liquid Retina XDR milik pesaing di kelasnya. Perusahaan juga mengklaim resolusi dan kepadatan piksel tablet ini lebih tinggi dibanding layar Liquid Retina XDR pada iPad Pro.
Dua ukuran, dua karakter performa
Legion Y900 hadir dalam dua ukuran, yaitu 11,1 inci dan 13 inci. Lenovo membedakan keduanya bukan hanya dari dimensi layar, tetapi juga dari chipset yang dipakai.
Varian 11,1 inci menggunakan MediaTek Dimensity 9500s. Sementara itu, model 13 inci mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5 dan diposisikan sebagai opsi paling menonjol.
Konfigurasi itu membuat model 13 inci terlihat lebih serius untuk game berat dan multitasking. Lenovo juga menyiapkan beberapa opsi memori yang tergolong besar di kelas tablet, yaitu 8GB/256GB, 12GB/256GB, dan 12GB/512GB.
Perusahaan turut menyebut penggunaan RAM LPDDR5X hingga 16 GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 512 GB. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga respons sistem tetap cepat saat membuka banyak aplikasi.
Baterai besar untuk sesi panjang
Untuk mendukung kebutuhan gaming, model 13 inci dibekali baterai 12.700 mAh. Model 11,1 inci membawa baterai 11.000 mAh.
Kedua varian sama-sama mendukung pengisian cepat 68W. Dukungan ini penting karena tablet gaming biasanya dipakai dalam durasi panjang dan menuntut daya tahan baterai yang lebih konsisten.
Di sektor audio, Lenovo memasang speaker Harman Kardon dengan dukungan Dolby Atmos. Paket ini membuat Legion Y900 tidak hanya mengandalkan layar tajam, tetapi juga suara yang lebih matang untuk gim, film, dan konten hiburan lainnya.
Sentuhan gaming dan dukungan produktivitas
Lenovo menambahkan fitur Legion Halo berupa lampu RGB pada modul kamera belakang. Elemen ini bisa dikustomisasi dan memberi identitas visual yang lebih khas untuk perangkat gaming.
Dari sisi perangkat lunak, Legion Y900 langsung menjalankan Android 16. Kehadiran sistem operasi ini menempatkan tablet tersebut sebagai salah satu perangkat yang relatif mutakhir saat debut.
Lenovo juga menyiapkan aksesori pendukung seperti Lenovo Legion AI Stylus dan smart keyboard case dengan backlight RGB. Kehadiran aksesori itu menunjukkan bahwa tablet ini tidak hanya diarahkan untuk bermain gim, tetapi juga untuk mencatat, menggambar, dan mengetik.
Harga dan posisi pasar
Untuk pasar China, Legion Y900 varian 11,1 inci dibuka dari 3.099 yuan atau sekitar Rp8,1 juta pada konfigurasi 8GB/256GB. Varian 13 inci dijual mulai 3.799 yuan atau sekitar Rp9,8 juta.
Dengan selisih harga tersebut, konsumen mendapat layar lebih besar, Snapdragon 8 Gen 5, dan baterai yang lebih besar. Setelah lebih dulu muncul lewat sejumlah teaser, Legion Y900 kini resmi masuk sebagai salah satu tablet gaming yang paling menarik perhatian di segmennya.
Source: www.suara.com






