Lenovo kembali menekan batas harga periferal gaming dengan merilis Legion MK2, keyboard kabel full-size yang dibanderol 99 yuan di China. Di kelas ini, perangkat tersebut menawarkan paket yang terasa lebih lengkap dari harga yang ditawarkan.
Yang membuatnya menarik bukan hanya angka murahnya, tetapi juga kombinasi layout 104 tombol, RGB 10 mode, dan anti-ghosting 19 tombol. Lenovo tampaknya membidik pengguna pemula yang ingin satu keyboard untuk kerja harian sekaligus bermain game kasual.
Fokus ke kebutuhan serba guna
Legion MK2 hadir dengan tata letak penuh 104 tombol, termasuk numpad dan deretan tombol fungsi standar. Susunan ini membuatnya tetap relevan untuk kerja kantor, entri angka, dan aktivitas mengetik harian.
Pendekatan itu juga membuat keyboard ini tidak hanya terasa seperti aksesori gaming. Bagi banyak pengguna, layout penuh justru lebih berguna karena bisa dipakai di meja kerja tanpa harus menambah perangkat lain.
| Fitur Utama | Detail |
|---|---|
| Harga | 99 yuan |
| Layout | Full-size 104 tombol |
| Anti-ghosting | 19 tombol |
| Pencahayaan | RGB 10 mode |
Rasa tekan ala tactile brown, tanpa switch mekanis
Di balik harganya yang rendah, Lenovo tidak memakai switch mekanis asli. Sebagai gantinya, Legion MK2 menggunakan desain membran yang dibuat untuk meniru umpan balik tactile brown.
Artinya, pengguna tetap mendapat sensasi tonjolan saat tombol ditekan, tetapi tanpa bunyi klik keras yang sering muncul pada keyboard gaming mekanis. Model seperti ini bisa lebih nyaman untuk ruang kerja atau penggunaan bersama.
Fitur gaming tetap ada di kelas murah
Untuk bermain game, Lenovo menyematkan anti-ghosting 19 tombol agar beberapa input yang ditekan bersamaan tetap terbaca. Fitur ini penting saat game menuntut kombinasi tombol cepat dan presisi.
Legion MK2 juga membawa pencahayaan RGB berbasis zona dengan 10 efek, termasuk mode statis, flowing rainbow, wave, breathing, dan sejumlah mode dinamis lain. Pengaturan ini bisa diganti lewat shortcut tombol fungsi tanpa harus masuk ke menu rumit.
Detail fisik dan kenyamanan pakai
Keycap Legion MK2 memakai plastik ABS standar dengan huruf yang dibuat melalui laser engraving. Bobotnya sekitar 800 gram, sehingga terasa cukup solid untuk penggunaan di meja kerja.
Di bagian bawah, Lenovo menambahkan kaki penyangga dua tahap untuk membantu pengguna mengatur sudut mengetik. Ada juga hotkey multimedia khusus untuk volume, mute, pemutaran media, dan melewati track.
Masuk ke strategi periferal Lenovo
Peluncuran Legion MK2 menunjukkan bahwa Lenovo terus memperluas lini perangkat gaming pendukungnya. Sebelumnya, Lenovo juga merilis mouse gaming ultra-ringan 59 gram dengan sensor flagship PAW3395.
Dengan harga yang sangat agresif, keyboard ini diposisikan sebagai pintu masuk yang mudah dijangkau bagi pengguna yang baru mencoba ekosistem gaming. Paketnya sederhana, tetapi tetap menyertakan fitur yang paling terasa manfaatnya dalam penggunaan harian.
