Leapmotor Tembus 1,5 Juta Unit, Laju Penjualannya Kini Makin Sulit Dikejar

Author: Cung Media

Leapmotor baru saja melewati tonggak penting di pasar kendaraan energi baru. Hingga 18 Juni 2026, total pengiriman global merek asal Cina itu mencapai 1,5 juta unit.

Yang membuat capaian ini mencolok adalah kecepatannya. Setelah butuh sekitar 64 bulan untuk mencapai 500 ribu unit pertama, Leapmotor hanya memerlukan 12 bulan untuk menembus 1 juta unit dan delapan bulan berikutnya untuk naik ke 1,5 juta unit.

Lonjakan yang terus menguat

Pola pertumbuhan itu menunjukkan skala bisnis Leapmotor berkembang jauh lebih cepat dalam waktu singkat. Dengan ritme seperti ini, merek yang didukung Stellantis itu semakin diperhitungkan sebagai salah satu pemain NEV dengan pertumbuhan tercepat secara global.

Momentum terbaru juga terlihat dari kinerja bulanannya. Pada Mei 2026, Leapmotor mencatat pengiriman 81.569 unit, naik 81 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Angka itu menjadi penting karena menempatkan Leapmotor sebagai startup kendaraan listrik pertama yang mampu mengirim lebih dari 80 ribu unit dalam satu bulan. Capaian tersebut memperlihatkan permintaan yang terus menguat sekaligus kemampuan perusahaan menjaga volume distribusi di level tinggi.

Ekspor mulai ikut mendorong volume

Pertumbuhan Leapmotor kini tidak lagi bertumpu sepenuhnya pada pasar domestik. Ekspansi internasional melalui Leapmotor International yang didukung Stellantis mulai memberi kontribusi nyata.

Dari Januari hingga Mei 2026, ekspor Leapmotor sudah melampaui 75 ribu unit. Lebih dari 20 ribu unit di antaranya dikirim ke pasar luar negeri hanya pada bulan Mei.

Data itu menunjukkan basis pertumbuhan Leapmotor semakin melebar. Ketika penjualan di luar Cina mulai meningkat, perusahaan memiliki ruang lebih besar untuk mempertahankan volume global tanpa bergantung pada satu pasar saja.

Peran Stellantis menjadi salah satu faktor kunci dalam fase ini. Jaringan global grup tersebut memberi Leapmotor jalur distribusi yang lebih kuat untuk memperluas penetrasi di pasar internasional.

Target berikutnya jauh lebih tinggi

Setelah mencapai 1,5 juta unit pengiriman global, Leapmotor kini membidik sasaran yang lebih agresif. Manajemen menargetkan penjualan global mencapai 1 juta unit sepanjang 2026.

Target itu sejalan dengan tren pengiriman yang sedang menanjak. Jika performa bulanan tetap kuat dan ekspor terus bertumbuh, Leapmotor berpeluang menjaga momentumnya sepanjang tahun.

Ambisi perusahaan tidak berhenti pada target jangka pendek. Leapmotor juga membidik penjualan tahunan lebih dari 4 juta unit dalam satu dekade mendatang.

Sasaran tersebut menempatkan Leapmotor di jalur ekspansi yang sangat agresif. Di saat banyak merek kendaraan listrik masih berfokus membangun skala, Leapmotor sudah berbicara soal volume tahunan dalam jutaan unit.

Faktor yang menopang pertumbuhan

Kinerja Leapmotor selama ini ditopang kombinasi beberapa faktor, mulai dari dukungan teknologi, harga yang kompetitif, hingga akses ke jaringan global Stellantis. Perpaduan itu memberi perusahaan keunggulan penting dalam fase pertumbuhan cepat.

Dalam industri kendaraan listrik, kecepatan mencapai skala sering menjadi penentu posisi jangka panjang. Capaian 1,5 juta unit memperlihatkan Leapmotor tidak lagi berada pada tahap eksperimen pasar, melainkan sudah masuk ke fase ekspansi massal.

Catatan pengiriman dari 500 ribu ke 1 juta unit dalam 12 bulan, lalu naik lagi ke 1,5 juta unit dalam delapan bulan, juga memberi sinyal bahwa pertumbuhan perusahaan justru makin cepat saat basis volumenya sudah besar. Pola seperti ini jarang terjadi tanpa dukungan operasi yang semakin matang.

Di tengah perubahan peta persaingan kendaraan energi baru, Leapmotor kini bergerak dari status pendatang cepat tumbuh menjadi pemain yang mulai memiliki bobot global. Dengan ekspor yang terus naik dan target penjualan yang makin tinggi, langkah perusahaan dalam beberapa waktu ke depan akan terus menjadi perhatian di pasar mobil listrik dunia.

Source: kabaroto.com
Terbaru