Leapmotor D99 Punya Baterai 115 kWh, MPV Listrik Premium yang Siap Naik Kelas

Leapmotor D99 langsung masuk ke papan atas persaingan MPV elektrifikasi di China dengan bekal yang tidak main-main. Model ini menawarkan dua pilihan penggerak, kabin fleksibel, dan baterai besar yang menjadi daya tarik utamanya.

Di tengah pasar MPV listrik yang makin padat, Leapmotor menempatkan D99 sebagai opsi premium untuk konsumen yang mencari ruang kabin modern dan teknologi yang lebih lengkap. Kombinasi BEV dan EREV membuat mobil ini punya karakter yang berbeda untuk kebutuhan yang juga berbeda.

Dua opsi penggerak dengan enam varian

D99 hadir dalam dua pilihan, yaitu BEV untuk mobil listrik murni dan EREV yang memadukan motor listrik dengan mesin sebagai generator pengisi baterai. Total ada enam varian yang tersedia, masing-masing dengan perbedaan fitur dan kapasitas baterai.

Untuk EREV, varian 480 Enjoy Edition dibanderol 249.800 yuan atau sekitar Rp660 jutaan. Di atasnya ada 480 Smart Edition seharga 279.800 yuan, serta 480 Flagship Edition dengan harga 309.800 yuan.

Sementara itu, lini BEV dimulai dari 700 Enjoy Edition dengan banderol 259.800 yuan. Dua varian lainnya adalah 700 Smart Edition seharga 289.800 yuan dan 700 Flagship Edition dengan harga 319.800 yuan.

Desain membulat dengan detail fungsional

Dari sisi tampilan, Leapmotor D99 memakai desain membulat yang memberi kesan aerodinamis. Bagian depannya mengusung lampu utama model split dengan DRL horizontal sebagai ciri khas terbaru Leapmotor.

Siluet samping terlihat bersih berkat rel pintu geser yang disembunyikan. Garis atap mendapat aksen krom, sementara velg model cakram berwarna mengilap memperkuat kesan premium.

Mobil ini juga dibekali panoramic sunroof seluas 1,46 meter persegi. Fitur itu diklaim mampu menyaring lebih dari 99,9 persen sinar UV.

Di bagian belakang, lampu LED memanjang menyatu dengan kaca belakang. Leapmotor turut menyematkan fitur ISD Smart Interactive Lighting yang bisa menampilkan animasi pencahayaan.

Kabin besar dengan kursi zero gravity

Masuk ke kabin, D99 membawa panel instrumen digital dan layar infotainment besar model floating. Ada juga Head-Up Display serta layar hiburan untuk penumpang baris belakang.

Salah satu nilai jual utamanya ada pada kursi baris kedua. Kursi ini memakai model zero gravity bergaya aviation seat dan bisa diputar agar penumpang duduk saling berhadapan dengan baris ketiga.

Konfigurasi tersebut dilengkapi meja lipat di tengah. Tata letak seperti ini membuat kabin terasa lebih fleksibel untuk keluarga maupun perjalanan jarak jauh.

Teknologi kokpit dan bantuan berkendara

Leapmotor D99 menjadi model pertama yang memakai sistem domain controller terintegrasi untuk mengelola fungsi kokpit dan fitur berkendara. Sistem tersebut didukung dua chip 8797 dengan kemampuan komputasi hingga 1.280 TOPS.

Di dalamnya juga tersedia smart cockpit berbasis kecerdasan buatan. Teknologi VLA Large Model ikut disematkan untuk meningkatkan kemampuan sistem bantuan mengemudi.

Baterai besar untuk dua karakter penggerak

Di sektor teknis, setiap varian D99 membawa spesifikasi berbeda. Untuk EREV, mobil ini memakai platform 800V, sistem penggerak AWD dual motor, teknologi Cell-to-Chassis, dan baterai 80,3 kWh.

Varian BEV menggunakan arsitektur kelistrikan 1.000V dan baterai CATL 115 kWh dengan teknologi hybrid cell NCM-LFP. Kapasitas ini menjadi salah satu yang terbesar di kelas MPV listrik dan mendukung efisiensi serta jarak tempuh yang lebih optimal.

Kombinasi baterai besar, arsitektur listrik modern, dan fitur kabin yang kaya membuat D99 tampil serius di segmen ini. Kehadirannya juga menunjukkan bahwa persaingan MPV elektrifikasi di China terus bergerak naik kelas.

Source: moladin.com

Terkait