Laba RANS Anjlok 41,6 Persen Jelang IPO, Ambisi Dana Segar Rp429 Miliar Disorot

Author: Cung Media

RANS memasuki rencana penawaran saham perdana dengan kinerja yang melemah di dua lini utama sekaligus. Pendapatan perusahaan hiburan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina itu turun 13,91 persen, sementara laba tahun berjalan anjlok 41,6 persen.

Tekanan ini membuat langkah menuju pasar modal terlihat kurang mulus, meski perusahaan tetap menyiapkan aksi korporasi besar. Dari IPO, RANS berpeluang menghimpun dana segar hingga Rp429,25 miliar dengan valuasi pasar yang diperkirakan mencapai Rp2,14 triliun.

Penurunan datang dari dua segmen utama

Sepanjang 2025, RANS membukukan pendapatan Rp353,3 miliar, turun dari Rp410,4 miliar pada periode sebelumnya. Laba bersih perseroan juga terkoreksi menjadi Rp56,68 miliar dari Rp97,06 miliar.

Manajemen menyebut pelemahan itu terutama berasal dari segmen duta merek dan manajemen talenta serta produk berbasis kekayaan intelektual. Setoran segmen duta merek dan manajemen talenta merosot 51,55 persen menjadi Rp51,92 miliar, sedangkan penjualan produk berbasis kekayaan intelektual turun 12,69 persen menjadi Rp107 miliar.

Prospektus yang disampaikan manajemen juga menyinggung faktor non-recurring. Sebagian penurunan pendapatan terjadi karena tidak adanya lagi kontribusi dari PT RPKSB yang telah dilepas pada 2024.

Neraca ikut menyusut

Di sisi aset, RANS mencatat total aset per Desember 2025 sebesar Rp461,03 miliar, turun 21,96 persen. Penurunan ini terjadi seiring pelunasan utang bank OCBC dan BNI serta pembagian dividen.

Total liabilitas perseroan juga menurun 23,19 persen menjadi Rp120,23 miliar. Artinya, kewajiban perusahaan mengecil, tetapi asetnya juga ikut terpangkas cukup dalam.

Komposisi pemegang saham jelang melantai

Menjelang melantai di bursa, sejumlah nama pesohor sudah tercatat memegang saham RANS. Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria memiliki 3,42 persen saham, sedangkan Kaesang Pangarep memegang 1,14 persen.

Setelah IPO, porsi keduanya akan mengecil menjadi 2,74 persen untuk Dony Oskaria dan 0,91 persen untuk Kaesang Pangarep. Raffi Farid Ahmad tetap menjadi pengendali utama dengan 62,93 persen, sementara Nagita Slavina Mariana Tenker memegang 0,99 persen.

Rencana dana segar dan kisaran valuasi

RANS berencana melepas maksimal 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran awal dipatok di rentang Rp135 hingga Rp170 per saham selama masa book building.

Dari skema itu, perseroan berpotensi meraup dana antara Rp340,87 miliar hingga Rp429,25 miliar. Estimasi kapitalisasi pasar RANS berada di kisaran Rp1,7 triliun sampai Rp2,14 triliun.

PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Di tengah rencana itu, pasar akan mencermati apakah RANS bisa membalik tren penurunan pendapatan dan laba setelah struktur permodalannya berubah.

Terbaru