Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, ke Jakarta hari ini membuat sejumlah jalan protokol harus bersiap menghadapi pengaturan lalu lintas situasional. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyebut penutupan sementara hanya dilakukan saat iring-iringan tamu negara melintas.
Artinya, pengguna jalan tidak akan menghadapi penutupan sepanjang hari. Namun, kepadatan dan perlambatan arus tetap berpotensi terjadi di koridor utama ibu kota saat rangkaian acara kenegaraan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Rute yang masuk pengamanan
Sejumlah ruas yang disebut masuk dalam jalur perjalanan berada di kawasan dengan lalu lintas padat dan pergerakan kendaraan tinggi. Karena itu, pengendara yang melintas pada jam kegiatan berlangsung diminta menyesuaikan waktu perjalanan.
| Ruas jalan | Keterangan |
|---|---|
| Jalan Halim Perdanakusuma | Masuk rute perjalanan rombongan |
| Jalan MT Haryono | Masuk rute perjalanan rombongan |
| Jalan Gatot Subroto | Masuk rute perjalanan rombongan |
| Jalan Asia Afrika | Dapat terdampak pengaturan lalu lintas |
| Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin | Dapat terdampak pengaturan lalu lintas |
| Jalan Medan Merdeka Barat | Dapat terdampak pengaturan lalu lintas |
| Jalan Garnisun Dalam | Masuk jalur pengamanan |
| Jalan Prof Dr Satrio | Masuk jalur pengamanan |
| Jalan Medan Merdeka Utara | Masuk jalur pengamanan |
| Jalan Perwira | Masuk jalur pengamanan |
Koridor Sudirman-Thamrin menjadi salah satu titik yang perlu diantisipasi karena merupakan nadi lalu lintas pusat kota. Jalan Gatot Subroto, MT Haryono, dan Prof Dr Satrio juga termasuk ruas dengan volume kendaraan besar.
Di kawasan Medan Merdeka Barat, Medan Merdeka Utara, dan Jalan Perwira, pengamanan tamu negara biasanya memerlukan pengaturan arus yang lebih ketat. Meski begitu, kebijakan yang diberlakukan tetap bersifat sementara dan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Penutupan hanya saat rombongan melintas
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas tidak berlaku terus-menerus. Penutupan jalan hanya dilakukan saat rangkaian kendaraan kenegaraan melintas di ruas yang sudah disiapkan.
Setelah rombongan lewat, akses lalu lintas kembali dibuka. Dengan pola seperti ini, pengendara masih bisa menggunakan ruas-ruas tersebut di luar waktu pergerakan tamu negara.
Meski demikian, waktu tempuh di jalur protokol tetap berpotensi berubah sewaktu-waktu. Petugas di lapangan akan menyesuaikan pengaturan dengan situasi saat kegiatan berlangsung.
Imbauan untuk pengguna jalan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat mewaspadai potensi kepadatan dan mengikuti arahan petugas. Pengendara juga diminta memilih jalur alternatif jika diperlukan agar tidak terjebak perlambatan arus.
Kewaspadaan menjadi penting bagi pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan umum, terutama saat agenda kenegaraan sedang berlangsung. Informasi lalu lintas di lapangan dapat berubah mengikuti pergerakan rombongan tamu negara.
Dengan begitu, fokus utama pengendara hari ini adalah menghindari titik lintasan saat iring-iringan melintas. Ruas-ruas seperti Halim Perdanakusuma, Sudirman-Thamrin, Gatot Subroto, hingga kawasan Medan Merdeka menjadi lokasi yang paling perlu dicermati selama kunjungan Presiden Jerman di Jakarta.
