Satu kebiasaan sederhana bisa mencegah pemain Gothic Remake kehilangan berjam-jam progres, dan kebiasaan itu adalah menyimpan manual secara rutin. Gim ini tidak memiliki fitur auto-save, sehingga satu kekalahan bisa langsung menghapus semua progres sejak save terakhir.
Kasus ini menjadi ramai setelah seorang pemain di Reddit, u/JI00R, mengaku tewas di dalam gim dan baru sadar bahwa save terakhirnya tersimpan lima jam sebelumnya. Respons komunitas pun bercampur antara simpati dan schadenfreude, karena kejadian itu dianggap sebagai risiko lama yang masih melekat di seri Gothic.
Masih Mengusung Nuansa RPG Klasik
Gothic Remake tetap mempertahankan akar permainan aslinya sebagai RPG yang sudah berusia sekitar 20 tahun, meski tampil jauh lebih modern. Karena itu, tidak semua kebiasaannya mengikuti standar RPG masa kini yang biasanya menawarkan penyimpanan otomatis.
Perbedaan itu terasa jelas jika dibandingkan dengan gim seperti Cyberpunk 2077 atau The Witcher 3, yang umumnya menangani penyimpanan secara otomatis. Di Gothic Remake, setiap kematian akan menghapus progres sejak save terakhir, sehingga pemain baru perlu lebih waspada.
Kapan Sebaiknya Menyimpan
Tidak ada aturan baku soal waktu terbaik untuk menekan tombol save, tetapi konsistensi menjadi kunci. Sebagian pemain memilih menyimpan setelah memenangkan pertempuran, sementara yang lain melakukannya setelah percakapan penting dengan NPC.
Pola itu membantu mengurangi risiko kehilangan progres besar hanya karena satu kesalahan kecil atau lupa menyimpan setelah sesi panjang. Bagi pemain baru, rutinitas sederhana ini bisa menjadi pembeda antara lanjut bermain dengan tenang atau mengulang banyak bagian dari awal.
Pengingat paling penting dari kasus ini cukup jelas: di Gothic Remake, menyimpan manual bukan sekadar kebiasaan tambahan, melainkan bagian penting dari cara bermain. Selama pemain menjaga ritme save yang tetap, risiko kehilangan progres berjam-jam bisa ditekan sejak awal.
Source: www.notebookcheck.net






