Karen Mantap Cerai Dari Dede Sunandar, Tak Ada Perubahan Selama 12 Tahun Menikah

Keputusan rumah tangga Dede Sunandar dan Karen Hertatum kembali menjadi sorotan setelah Karen menyatakan mantap berpisah dari sang komedian. Ia menegaskan bahwa langkah itu bukan ledakan emosi sesaat, melainkan hasil pertimbangan panjang yang sudah ia yakini sepenuhnya.

Pernyataan itu membuat kisah rumah tangga mereka kembali ramai dibicarakan karena Karen juga mengungkap alasan yang menurutnya paling mendasar. Ia merasa tidak lagi mendapat rasa aman dan tidak melihat perubahan dari Dede meski sudah berkali-kali memberi kesempatan.

Karen mengaku sudah menyerah

Dalam obrolan di podcast Melaney Ricardo, Karen bicara terbuka soal keputusannya untuk berpisah. Ia mengatakan sikap Dede terhadap dirinya menjadi pemicu utama hingga ia akhirnya berani menyampaikan sikap secara tegas.

“Jujur ya, aku sudah menyerah karena sikap dia ke aku, makanya aku berani bicara di sini. Aku tetap ingin bercerai, dan keputusan ini sudah bulat,” ujarnya.

Karen menambahkan bahwa keputusan itu tidak muncul tiba-tiba. Menurutnya, ia sudah memikirkan langkah tersebut dengan matang setelah berulang kali mencoba bertahan.

Tidak melihat perubahan selama 12 tahun menikah

Karen menuturkan bahwa selama 12 tahun menjalani rumah tangga, ia tidak merasakan perubahan yang berarti dari Dede Sunandar. Kondisi itu, kata dia, membuatnya semakin lelah secara emosional dan sulit mempertahankan hubungan.

“Kenapa aku akhirnya menyerah? Karena bagi aku, dia tidak bisa berubah, tidak bisa membuat aku aman, jujur aku sudah enggak sanggup lagi,” kata Karen.

Ia juga menyebut telah berulang kali memaafkan demi anak-anak. Namun, menurut pengakuannya, upaya itu tidak menghasilkan perubahan seperti yang ia harapkan.

“Kalau dibilang tidak memikirkan anak? 12 tahun aku berumah tangga sama dia, aku sudah memaafkan berkali-kali demi anak. Hasilnya? Ada dia berubah? Enggak sama sekali. Makanya, aku sudah enggak sanggup untuk berumah tangga sama dia,” lanjutnya.

Obrolan dengan anak jadi momen paling emosional

Sebelum benar-benar bulat ingin berpisah, Karen lebih dulu berbicara dengan anak pertamanya, Arjuna. Dalam percakapan itu, ia mencoba menjelaskan kemungkinan jika dirinya dan Dede tidak lagi bersama sebagai pasangan.

Respons Arjuna disebut Karen sangat menyentuh karena sang anak memahami kondisi ibunya. Arjuna bahkan meminta Karen tidak terus-menerus hidup dalam kesedihan.

“Aku bilang sama anak aku, Juna ‘abang, kalau mama sama papa enggak bisa bareng lagi bagaimana?’. Di situ, anak aku bilang ‘enggak apa-apa mama, daripada mama sedih terus, daripada mama disakiti terus. Kalau mama bisa bikin mama bahagia, enggak apa-apa kok ma’,” tutur Karen sambil menangis.

Pengakuan itu membuat Karen semakin emosional. Ia merasa dukungan sang anak menjadi pengingat bahwa keputusan rumah tangga ini juga harus mempertimbangkan kondisi psikologis anak-anaknya.

Tak ingin anak ikut jadi korban konflik

Di tengah keputusannya untuk berpisah, Karen meminta Dede Sunandar agar tidak melibatkan anak-anak dalam konflik rumah tangga mereka. Ia menegaskan bahwa dirinya sanggup menanggung luka pribadi, tetapi tidak ingin anak ikut merasakan dampaknya.

Karen mengatakan anaknya sempat mendapat pertanyaan dari teman-temannya soal kabar perceraian orang tua mereka. Situasi itu membuatnya semakin terpukul karena anak harus menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar.

“Anak aku itu sering ditanyakan sama teman-temannya ‘Jun, mama sama papa lu cerai ya?’ akhirnya dia bertanya sama aku. Aku menjelaskan sama dia. Makanya dia jahat banget, cukup mental aku yang kamu bikin hancur tetapi jangan anak-anak. Aku mohon banget,” ujarnya.

Pernyataan Karen memperlihatkan bahwa persoalan ini tidak hanya berdampak pada dirinya dan Dede, tetapi juga ikut menyentuh anak-anak mereka. Kini, fokus utamanya adalah menjaga agar anak tidak menjadi korban dari konflik orang tua yang berkepanjangan.

Source: www.beritasatu.com

Terkait