Achmad Jufriyanto resmi menutup perjalanannya sebagai pemain dan langsung masuk ke peran baru sebagai asisten pelatih Persib Bandung. Perubahan ini menandai perpindahan besar dari sosok yang biasa tampil di lapangan menjadi bagian staf yang mengatur dari pinggir lapangan.
Keputusan itu tidak datang tiba-tiba. Persib menunjuk Jupe berdasarkan rekomendasi pelatih kepala Igor Tolic, dan pengumuman resmi soal tugas barunya sudah disampaikan klub sejak Sabtu, 11 Juli 2026.
Transisi yang sudah lama terbentuk
Jupe sebenarnya sudah akrab dengan peran ganda dalam beberapa musim terakhir. Ia pernah berstatus player-coach dan masih sempat mendapatkan kesempatan bermain satu hingga dua kali.
Namun, dengan usia yang semakin mendekati kepala empat, kontribusinya di skuad kini lebih banyak mengarah ke sisi pelengkap. Penampilan terakhirnya terjadi di Liga 1 2024/25, ketika ia mencatat dua penampilan.
| Informasi | Rincian |
|---|---|
| Status baru | Asisten pelatih Persib Bandung |
| Dasar penunjukan | Rekomendasi Igor Tolic |
| Pengumuman resmi | Sabtu, 11 Juli 2026 |
| Penampilan terakhir sebagai pemain | Liga 1 2024/25, dua penampilan |
Peran baru yang mulai dinikmati
Jupe menyebut perubahan ini tidak terasa terlalu berbeda, hanya seragamnya saja yang berubah. Ia mengatakan mulai menikmati peran barunya di staf pelatih.
“Intinya gak ada yang berbeda, cuman bajunya saja yang berbeda, tapi saya mulai menikmati peran saya,” kata Jupe, dikutip dari detikJabar.
Bagi pemain asal Tangerang itu, peralihan ke kursi pelatih bukan sekadar simbol pergantian status. Ia kini harus lebih aktif menyampaikan informasi dari pelatih ke pemain secara cepat dan jelas.
“Sebenarnya dengan status saya dua tahun ke belakang sebagai player coach dan tahun ini artinya harus lebih aktif untuk memberikan informasi dari pelatih ke pemain, kalau sebelumnya belum bisa menyampaikan secara maksimal, saya harus bisa menyampaikan secepat mungkin dan clear mungkin,” ucap Jupe.
Perjalanan panjang bersama Persib
Jupe sudah lama menjadi bagian Persib sejak datang pada 2013. Dalam perjalanannya, ia sempat beberapa kali pergi sebelum kembali lagi ke Bandung.
Di luar Persib, ia pernah membela Sriwijaya pada 2016, Kuala Lumpur pada 2018, dan Bhayangkara pada 2020. Meski berpindah klub, kisahnya bersama Persib terus berulang karena ia selalu kembali ke tim asal Bandung itu.
Jupe juga menyampaikan terima kasih kepada Bojan Hodak yang dinilainya memberi kesempatan besar dalam tiga tahun terakhir. Kesempatan itu membuat dirinya bisa sampai ke posisi sekarang di staf pelatih.
“Saya terima kasih kepada coach Bojan (Hodak) yang memberikan kesempatan di 3 tahun ke belakang ini, memberikan peluang sampai saya ada di posisi ini,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti dukungan manajemen Persib yang mewujudkan langkah baru tersebut. Jupe menilai tantangan berikutnya adalah memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin dan tetap berkontribusi seperti saat masih bermain.
Peran barunya membuat Jupe kini berada di garis depan komunikasi tim dari sisi teknis. Dari pemain senior di lapangan, ia kini menjadi salah satu pengarah yang membantu Persib menjaga alur instruksi di pinggir lapangan.
Source: sport.detik.com






