Julian Alvarez Ingin Cabut ke Barcelona, Atletico Patok Harga Rp3 Triliun

Julián Álvarez dilaporkan ingin meninggalkan Atlético Madrid pada bursa transfer musim panas ini dan menolak pembaruan kontrak. Penyerang berusia 26 tahun itu disebut mencari tantangan baru serta proyek yang dianggap lebih cocok untuk fase penting dalam kariernya.

Barcelona muncul sebagai tujuan utama yang diincar Álvarez. Menurut laporan Matteo Moretto, mantan pemain Manchester City itu menilai proyek olahraga Blaugrana punya peluang lebih besar untuk membawanya meraih trofi di level tertinggi Eropa.

Barcelona Jadi Prioritas

Keinginan Álvarez untuk berlabuh ke Barcelona membuat situasi transfer ini makin panas. Di sisi lain, Presiden Barcelona Joan Laporta disebut menempatkan sang striker sebagai salah satu target utama klub.

Minat itu memang sejalan dengan kebutuhan Barcelona yang terus mencari tambahan kualitas di lini depan. Namun, jalan menuju kesepakatan tampak sangat terjal karena Atlético Madrid memasang harga yang sangat tinggi.

Los Rojiblancos membanderol Álvarez sebesar 150 juta euro atau sekitar Rp3 triliun. Klub ibu kota Spanyol itu juga menegaskan tidak akan menerima tawaran di bawah angka tersebut.

Sikap Keras Atlético Madrid

Sikap Atlético menunjukkan mereka masih memandang Álvarez sebagai aset penting. Klub tidak ingin melepas penyerang andalannya kecuali ada proposal yang benar-benar sesuai dengan valuasi yang sudah mereka tetapkan.

Kondisi ini membuat negosiasi berpotensi rumit sejak awal. Barcelona juga diketahui masih harus berhitung dengan ketat dalam urusan finansial, sehingga pembayaran tunai dengan nominal sebesar itu dinilai berat untuk dipenuhi.

Dalam situasi seperti ini, ruang gerak Barcelona menjadi terbatas. Minat besar pada pemain tidak otomatis berujung pada kesepakatan jika struktur pembayaran tidak bisa menyesuaikan permintaan Atlético.

Opsi Tukar Pemain Mulai Dibahas

Karena harga yang tinggi, Atlético mulai membuka kemungkinan lain dalam pembahasan internal. Direktur Olahraga Atlético, Mateu Alemany, disebut mempertimbangkan skema pertukaran pemain untuk menekan nilai transfer Álvarez.

Nama Ferran Torres dari Barcelona ikut masuk dalam pembicaraan. Winger asal Spanyol itu dilaporkan menjadi sosok yang disukai Alemany jika skema barter benar-benar dibahas lebih jauh.

Namun, jalan menuju barter itu juga tidak sederhana. Sejumlah media Spanyol melaporkan Ferran Torres tidak ingin terlibat dalam kesepakatan tersebut.

Situasi itu menambah lapisan kesulitan bagi Barcelona. Di satu sisi, mereka punya minat kuat terhadap Álvarez, tetapi di sisi lain Atlético tetap bertahan pada harga Rp3 triliun untuk melepas pemain yang mereka anggap layak dipertahankan.

Dengan harga setinggi itu dan opsi barter yang belum jelas, masa depan Álvarez diperkirakan masih akan menjadi salah satu topik paling panas di bursa transfer musim panas ini. Barcelona tetap disebut sebagai tujuan utama, tetapi Atlético belum menunjukkan tanda-tanda akan melunak.

Source: www.medcom.id
Terkait