Belanda sempat berada di jalur kemenangan, tetapi Jepang berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 lewat gol Daichi Kamada pada menit ke-88. Laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium itu berubah dramatis setelah empat gol tercipta seluruhnya di babak kedua.
Hasil ini bukan hanya menjaga peluang Jepang tetap hidup, tetapi juga menambah catatan menarik dari kubu Belanda. Dari rekor Virgil van Dijk hingga pencapaian langka Ryan Gravenberch, duel ini menghadirkan lebih dari sekadar satu poin untuk masing-masing tim.
Jepang Bertahan Sampai Akhir
Jepang dua kali tertinggal dalam pertandingan yang berlangsung ketat, tetapi respons mereka selalu datang pada waktu yang tepat. Gol penyeimbang Kamada di menit ke-88 memastikan Samurai Biru pulang dengan satu angka dari laga yang sempat mengarah ke kemenangan Belanda.
Ketahanan Jepang menjadi sorotan tersendiri karena mereka mampu menahan tekanan tim tradisional kuat dari Eropa hingga menit-menit akhir. Hasil tersebut juga menunjukkan bahwa laga pembuka Grup F tidak memberi ruang bagi kesalahan kecil.
Empat Gol, Semua Lahir di Babak Kedua
Babak pertama ditutup tanpa gol, lalu pertandingan langsung berubah total setelah jeda. Menurut Opta, kondisi itu membuat Jepang kontra Belanda menjadi laga Piala Dunia pertama sejak Jerman melawan Ghana pada 2014 yang berakhir 2-2 dengan seluruh gol tercipta di babak kedua.
Perubahan ritme permainan itu membuat duel ini terasa cepat dan padat. Empat gol dalam waktu kurang dari 40 menit menjadikan laga ini salah satu yang paling hidup di fase grup sejauh ini.
Van Dijk Samai Frank de Boer
Virgil van Dijk membuka keunggulan Belanda pada menit ke-50 dan gol itu punya arti khusus bagi sang kapten. Bek Liverpool tersebut kini mengoleksi 13 gol bersama tim nasional Belanda.
Jumlah itu menyamai catatan Frank de Boer, salah satu nama penting dalam sejarah De Oranje. Bagi seorang bek tengah, pencapaian tersebut menegaskan pengaruh Van Dijk bukan hanya dalam bertahan, tetapi juga saat membantu tim mencetak gol.
Gravenberch Langsung Tulis Jejak Istimewa
Ryan Gravenberch juga menutup laga dengan catatan personal yang menarik. Gelandang Liverpool itu membukukan dua assist dalam debutnya di Piala Dunia dan langsung masuk ke dalam statistik khusus turnamen.
Berdasarkan data Opta, Gravenberch menjadi pemain Belanda kedua sejak 1966 yang mampu mencatat dua assist pada debut Piala Dunia. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya dibuat Daley Blind saat Belanda menang 5-1 atas Spanyol pada Piala Dunia 2014.
Rekor Tak Terkalahkan Tetap Terjaga
Hasil imbang ini juga memperpanjang tren positif kedua tim di Piala Dunia. Belanda kini mencatat 13 pertandingan beruntun tanpa kekalahan, yang menjadi rekor tak terkalahkan terpanjang mereka sejak data resmi tersedia pada 1966.
Jepang pun memperpanjang catatan tanpa kalah menjadi tiga laga beruntun di Piala Dunia. Rekor itu menyamai pencapaian terbaik Samurai Biru yang sebelumnya mereka bukukan pada edisi 2002 saat menjadi tuan rumah bersama Korea Selatan.
Dengan skor akhir 2-2, pertandingan ini menampilkan keseimbangan yang nyaris tak terputus sejak menit awal babak kedua. Jepang menyelamatkan satu poin pada detik-detik penting, sementara Belanda membawa pulang rekor individu dan statistik tim yang tetap impresif.
Source: bola.bisnis.com






