Jeep Cherokee 2026 datang dengan pendekatan yang lebih dewasa. SUV ini tidak lagi memaksa diri tampil seperti penakluk medan liar, dan justru terasa lebih cocok untuk dipakai setiap hari.
Perubahan arah itu membuat Cherokee baru terlihat lebih jujur sebagai crossover kompak untuk kehidupan suburbia. Jeep tetap mempertahankan grille tujuh slot dan identitas khasnya, tetapi kali ini tanpa berlebihan menjual aura off-road.
Desain yang lebih sederhana, tapi tetap khas Jeep
Secara visual, Cherokee 2026 mengambil banyak inspirasi dari Cherokee XJ klasik. Bentuk C-pillar, atap yang relatif datar, kaca samping yang besar, buritan tegak, dan proporsi yang lebih kotak membuat tampilannya berbeda dari banyak crossover kompak lain.
Jeep juga memberi sentuhan modern di bagian depan. Grille tujuh slot menyatu lebih rapi ke hidung mobil, sementara lampu dibuat tipis dan bersudut tegas dengan fender yang sedikit dibentuk serta cladding hitam di bawah bodi.
Hasilnya tidak terasa ekstrem seperti Wrangler atau Grand Cherokee Trailhawk. Namun justru karena itu Cherokee terlihat lebih masuk akal sebagai mobil harian, bukan sekadar SUV bergaya petualang.
Kabin jadi lompatan paling besar
Peningkatan paling terasa ada di dalam kabin. Cherokee generasi sebelumnya dikenal biasa saja, sedangkan model baru ini tampil sebagai yang paling meyakinkan sejauh ini.
Dashboard dibuat bersih, horizontal, dan sederhana. Panel instrumen digital lebar, layar sentuh besar di tengah, dan kontrol AC fisik di bawahnya membuat tata letak terasa modern sekaligus praktis.
Material interior juga naik kelas. Unit Limited yang diuji memakai soft-touch di sebagian besar dashboard dan pintu, jahitan yang menarik, jok kulit perforasi, serta skema dua warna yang memberi kesan lebih lapang dan lebih mahal dari harga aslinya.
Sistem infotainment ikut mendukung kesan itu. Wireless Apple CarPlay dan Android Auto hadir standar, grafisnya tajam, dan respons sistemnya cepat, meski beberapa menu masih butuh terlalu banyak sentuhan.
Lebih enak dipakai harian
Di balik kemudi, Cherokee Limited 4×4 memakai mesin empat silinder 1,6 liter turbo dengan sistem hybrid dan transmisi CVT. Output gabungannya mencapai 194 horsepower dan 195 lb-ft torsi, angka yang tidak tampak besar untuk mobil berbobot lebih dari 4.000 pound.
Meski begitu, tenaganya terasa lebih meyakinkan di jalan. Sistem hybrid memberi dorongan awal yang cukup baik, terutama saat mobil bergerak dari lampu merah atau masuk ke arus lalu lintas kota.
Kenyamanan berkendara menjadi nilai jual utama. Suspensinya meredam jalan rusak, sambungan aspal, dan permukaan kota yang buruk dengan tenang, sementara kebisingan angin dan ban juga tertahan baik di kecepatan tinggi.
Ada kompromi, tapi masih relevan
Setir Cherokee tidak memberi banyak rasa. Arah roda memang presisi, tetapi umpan baliknya minim dan terasa seperti disaring secara digital, sehingga mobil ini tidak terasa mengajak pengemudi untuk berkendara agresif.
Karakter itu membuatnya berbeda dari Mazda CX-50 yang lebih tajam dan lebih terhubung ke jalan. Toyota RAV4 Hybrid juga masih terasa sedikit lebih langsung, meski Cherokee membalas dengan suspensi yang lebih nyaman dan kabin yang lebih senyap.
Kemampuan off-road-nya juga ada batasnya. Cherokee masih sanggup melewati jalan tanah, jalur kemping, lintasan berlumpur, dan rute hutan ringan berkat all-wheel drive serta ground clearance yang layak.
Namun medan yang lebih teknis langsung memperlihatkan keterbatasannya. Saat satu roda terangkat, sistem traksi memang bekerja, tetapi artikulasi suspensinya kecil, bannya berorientasi jalan, dan perlindungan bawah bodi sangat minim.
Jeep tampak sadar akan batas itu. Karena itu, Cherokee Trailhawk disiapkan sebagai varian yang lebih serius, lengkap dengan ban yang lebih baik, ground clearance lebih tinggi, dan perlengkapan off-road yang benar-benar mendukung.
Harga dan lawan di pasar
Rentang harga Cherokee 2026 dimulai dari $35,000 dan naik sampai $43,000 untuk Overland, sebelum biaya destination and delivery $1,995 ditambahkan. Jeep juga menjalankan promosi hingga June 1st berupa bonus tunai $1,000 untuk pengiriman.
Unit Limited 4×4 yang diuji dibanderol mulai $40,000, tetapi totalnya mencapai $45,180 setelah opsi dihitung. Untuk konsumsi bahan bakar, estimasi EPA berada di 37 mpg gabungan, termasuk 39 mpg kota dan 35 mpg jalan raya, sementara hasil pengujian di pemakaian dominan kota mencapai 36 mpg.
Di pasar, Cherokee harus berhadapan dengan lawan yang sangat kuat. Toyota RAV4 menawarkan efisiensi dan nilai jual kembali yang kuat, Honda CR-V lebih lega dan lebih halus, sedangkan Hyundai Tucson memberi lebih banyak teknologi untuk uang yang dibayar.
Mazda CX-50 tetap jadi rival yang paling menarik karena handling-nya lebih baik dan kemampuan tariknya juga mencapai 3,500 pound pada beberapa varian. Cherokee membalas dengan kenyamanan berkendara, kabin yang lebih tenang, desain yang khas, dan identitas Jeep yang kini terasa lebih masuk akal bagi pembeli harian.
Source: www.carscoops.com






