Janice Tjen Juara Birmingham Open 2026, Menang Di Tengah Hujan Dan Tekanan Lawan Berat

Janice Tjen menutup Birmingham Open 2026 dengan trofi ganda putri bersama Talia Gibson, lalu langsung menyoroti arti kemenangan itu sebagai awal yang baik untuk musim lapangan rumput. Di tengah lawan yang kuat dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat, gelar itu terasa lebih dari sekadar tambahan koleksi trofi.

Janice menegaskan bahwa kemenangan di ajang WTA 125 Birmingham bukan hanya soal hasil akhir. Ia juga menjadi penanda bahwa dirinya mampu menjaga fokus saat pertandingan berjalan sulit dan tekanan datang dari dua arah sekaligus, lawan dan hujan.

Final yang sempat ketat sebelum berbalik arah

Janice/Talia menang 6-4, 6-3 atas unggulan kedua Harriet Dart/Maia Lumsden di Court 3, Edgbaston Priory Club. Laga final itu tidak langsung berjalan mulus karena Dart/Lumsden memberi perlawanan sengit pada awal dua set.

Pasangan Janice/Talia sempat berada dalam tekanan di fase awal. Namun mereka perlahan mengambil alih kendali, memegang momentum sejak pertengahan set hingga pertandingan selesai dengan kemenangan dua set langsung.

Kemenangan atas unggulan kedua itu memperlihatkan ketenangan Janice dan Gibson saat menghadapi pasangan yang lebih dulu memberi tekanan. Mereka tidak kehilangan ritme ketika duel berlangsung ketat, lalu menutup laga dengan efisien.

Hujan, kesabaran, dan rasa syukur

Dalam unggahan Instagram, Janice menampilkan trofi juara bersama Talia Gibson dan menulis singkat soal gelar yang diraihnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada partnernya atas pekan yang luar biasa.

Janice menilai tantangan terbesar di Birmingham Open 2026 bukan hanya kualitas lawan. Ia menyebut banyak hujan dan banyak kesabaran sebelum akhirnya bisa membawa pulang trofi.

Kondisi itu membuat gelar ganda putri tersebut terasa makin bernilai. Dalam situasi yang tidak ideal, Janice dan Gibson tetap menjaga permainan mereka sampai peluang juara benar-benar terbuka.

Trofi pertama sejak Januari

Bagi Janice, gelar di Birmingham menjadi trofi pertamanya sejak Hobart International di Australia pada Januari lalu. Saat menjuarai ajang tersebut, ia juga meraih gelar ganda putri, kala berpasangan dengan Katarzyna Piter dari Polandia.

Hasil di Birmingham ikut menambah sorotan pada performa Janice di level WTA 125. Ia menunjukkan konsistensi yang menonjol di nomor ganda, terutama saat harus menyesuaikan diri dengan kondisi turnamen yang berubah-ubah.

Di sektor tunggal, langkah Janice di Birmingham Open 2026 belum sejauh capaian gandanya. Ia terhenti di babak kedua setelah kalah dari petenis Amerika Serikat Ashlyn Krueger dengan skor 1-6, 3-6.

Perbedaan hasil di dua nomor itu memberi gambaran yang jelas tentang pekan Janice di Birmingham. Di tunggal ia belum melangkah jauh, tetapi di ganda ia justru pulang dengan gelar dan catatan penting untuk musim lapangan rumput.

Source: www.cnnindonesia.com

Terkait