Jaecoo Indonesia menyiapkan langkah yang lebih agresif untuk GIIAS 2026. Selain membawa jajaran model yang sudah dipasarkan, merek asal Tiongkok itu juga akan memperkenalkan satu model baru kepada publik.
Kehadiran model anyar tersebut menjadi sinyal bahwa Jaecoo ingin memperkuat posisinya di pasar Indonesia. Panggung GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada akhir Juli 2026 akan menjadi ajang penting untuk menunjukkan arah strategi mereka berikutnya.
Model baru masih disimpan rapat
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, mengatakan pihaknya akan menampilkan J5 EV, J7, dan J8 SHS di pameran itu. Ia juga memastikan ada satu model baru yang ikut dibawa ke GIIAS 2026.
Namun, identitas kendaraan baru tersebut belum dibuka ke publik. Jaecoo juga belum mengungkap teknologi yang akan digunakan, apakah elektrifikasi, hybrid, atau mesin konvensional.
Meski detailnya masih tertutup, pernyataan itu menunjukkan bahwa model baru tersebut disiapkan sebagai solusi berkendara untuk konsumen Indonesia. Arah ini memperlihatkan upaya Jaecoo membaca kebutuhan pasar lokal dengan lebih cermat.
J5 EV, J7, dan J8 SHS tetap jadi etalase utama
Selain model misterius tersebut, tiga model yang sudah dikenal akan tetap menjadi andalan Jaecoo di GIIAS 2026. J5 EV, J7 SHS, dan J8 SHS diposisikan sebagai representasi strategi Jaecoo dalam menawarkan kendaraan elektrifikasi dan SUV premium.
Kombinasi itu memperlihatkan bahwa lini produk Jaecoo di Indonesia mulai disusun lebih lengkap. Dengan pilihan tersebut, pabrikan ini ingin menjangkau konsumen yang mencari SUV dengan pendekatan teknologi yang berbeda.
| Model | Status di GIIAS 2026 | Keterangan |
|---|---|---|
| J5 EV | Dibawa | Masuk lini yang sudah dijual |
| J7 | Dibawa | Salah satu model yang sudah dikenal |
| J8 SHS | Dibawa | Menjadi bagian dari etalase SUV premium dan elektrifikasi |
| Model baru | Akan diperkenalkan | Identitas dan teknologi belum diumumkan |
GIIAS 2026 dipenuhi banyak merek besar
GIIAS 2026 kembali menjadi ajang besar bagi industri otomotif nasional. Sejumlah merek global telah memastikan keikutsertaan, termasuk banyak pabrikan asal China yang semakin agresif memperluas pasar di Indonesia.
Untuk mobil penumpang, daftar peserta mencakup Aletra, Audi, BAIC, BAW, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC Indonesia, Geely, GWM, Honda, Hyundai, Icar, Jaecoo, Jeep, Jetour, Kia, Leapmotor, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, hingga Xpeng.
Di segmen kendaraan komersial, merek yang akan hadir adalah DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Sementara di roda dua, ada Alva, Astra Honda Motor, Can-Am, Exotic, Harley-Davidson, Kupprum, NUV, Pacific e-bike, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph.
Partisipasi juga datang dari empat perusahaan karoseri nasional, yaitu Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem. Dengan jumlah peserta yang terus bertambah, pameran ini diperkirakan menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Peluang peluncuran model baru dari berbagai merek, termasuk Jaecoo, membuat GIIAS 2026 berpotensi menjadi titik penting bagi pasar otomotif Indonesia pada paruh kedua 2026. Ajang itu bukan hanya tempat memamerkan produk, tetapi juga arena untuk membaca arah persaingan yang semakin ketat.
Source: www.liputan6.com






