Itel Power 80 langsung mencuri perhatian saat resmi hadir di Indonesia karena menggabungkan harga Rp 2.399.000 dengan desain yang sekilas mengingatkan pada iPhone 17 Pro. Namun, daya tarik terbesarnya justru ada pada baterai 7.000 mAh dan sederet fitur ketahanan yang jarang muncul di kelas Rp 2 jutaan.
Ponsel ini diposisikan sebagai perangkat entry-level yang menonjolkan daya tahan untuk pemakaian harian. Di segmen harga seperti ini, Itel tampaknya ingin memberi nilai lebih lewat kombinasi baterai besar, layar cepat, dan bodi yang lebih siap diajak kerja berat.
Desain yang familier, tapi bukan tiruan langsung
Kesan mirip iPhone 17 Pro muncul dari modul kamera persegi di sudut kiri atas bodi belakang. Di area itu ada tiga lingkaran kamera, tetapi susunannya berbeda dari ponsel Apple tersebut.
Itel menempatkan dua lensa secara horizontal di bagian atas modul, lalu satu lensa lain di bawahnya. Pada iPhone 17 Pro, susunannya disebut zig-zag, jadi kemiripannya lebih banyak berada pada bahasa desain umum.
| Aspek | Itel Power 80 | Catatan |
|---|---|---|
| Modul kamera | Persegi di kiri atas | Memiliki 3 lingkaran kamera |
| Susunan kamera | 2 lensa atas, 1 lensa bawah | Berbeda dari susunan zig-zag iPhone 17 Pro |
| Bagian bodi | Aksen garis-garis vertikal | Ujung perangkat tampak lebih tebal |
Di bagian belakang, punggung perangkat juga memakai aksen garis-garis vertikal. Sisi ujung perangkat terlihat lebih tebal, sehingga tampilannya tetap punya karakter sendiri dan tidak sepenuhnya mengikuti ponsel premium yang menjadi pembanding.
Ketahanan jadi nilai jual utama
Selain tampilan, Itel menempatkan ketahanan fisik sebagai fokus penting. Power 80 mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan debu dan air, termasuk semburan air bertekanan tinggi.
Perangkat ini juga membawa sertifikasi MIL-STD-810H. Menurut penjelasan yang disampaikan, sertifikasi tersebut menjanjikan daya tahan dalam berbagai kondisi, termasuk saat terjatuh dari ketinggian hingga 2 meter.
Kombinasi sertifikasi itu membuat Power 80 menonjol di kelas entry-level. Bagi pengguna yang membutuhkan ponsel lebih tangguh, pendekatan ini memberi nilai praktis yang tidak selalu ditemukan pada harga serupa.
Baterai besar dan layar 120 Hz
Itel Power 80 dibekali baterai 7.000 mAh, salah satu spesifikasi paling menonjol di perangkat ini. Itel mengklaim kapasitas itu mampu menemani penggunaan seharian dalam satu kali pengisian.
Untuk pengisian ulang, ponsel ini mendukung fast charging 18 watt melalui USB-C. Di kelas harga Rp 2 jutaan, kombinasi baterai besar dan pengisian cepat seperti ini menjadi salah satu daya tarik paling mudah dilirik.
Layar yang digunakan berukuran 6,78 inci dengan resolusi HD Plus. Panel ini juga mendukung refresh rate 120 Hz, yang biasanya memberi pengalaman gulir dan perpindahan antarmuka lebih mulus.
Di depan, kamera selfie 8 MP ditempatkan di punch hole tengah atas layar. Tata letak ini membuat tampilan muka perangkat terasa lebih modern dibanding desain poni atau waterdrop yang masih umum di kelas terjangkau.
Chipset, kamera, dan fitur tambahan
Dari sisi performa, Power 80 ditenagai chipset Unisoc T7250. Konfigurasinya dipadukan dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB.
Untuk kamera belakang, Itel hanya mengungkap kamera utama 50 MP. Meski tampak memiliki tiga kamera di belakang, dua kamera lainnya belum dijelaskan spesifikasinya dan kemungkinan berfungsi sebagai pelengkap.
| Spesifikasi Utama | Detail |
|---|---|
| Chipset | Unisoc T7250 |
| RAM | 4 GB |
| Penyimpanan | 128 GB |
| Kamera utama | 50 MP |
| Kamera selfie | 8 MP |
| Sistem operasi | Android 16 |
Fitur lain yang dibawa mencakup AI Adaptive untuk membantu penggunaan di luar ruangan. Ada juga UltraLink Free Call yang memungkinkan panggilan telepon via Bluetooth.
Itel turut menyematkan IR Blaster, sehingga ponsel bisa dipakai sebagai remote untuk berbagai perangkat elektronik. Dari sisi perangkat lunak, Power 80 menjalankan Android 16.
Harga dan pilihan warna
Di Indonesia, Itel Power 80 hadir dalam tiga pilihan warna, yakni Lava Orange, Tundra Green, dan Rock Black. Pilihan ini memberi opsi bagi pengguna yang ingin tampilan lebih mencolok atau lebih netral.
Ponsel tersebut sudah tersedia di berbagai marketplace rekanan Itel di Tanah Air. Dengan banderol Rp 2.399.000, Power 80 masuk ke persaingan ponsel entry-level yang makin ramai oleh desain premium, baterai besar, dan fitur ketahanan.
| Varian Warna | Keterangan |
|---|---|
| Lava Orange | Warna paling mencolok |
| Tundra Green | Alternatif bernuansa lebih segar |
| Rock Black | Opsi yang lebih netral |
