Di tengah sorotan atas operasi tangkap tangan KPK terhadap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, isi garasinya justru ikut mencuri perhatian. Dari laporan harta kekayaannya, hanya ada 3 kendaraan yang tercatat, dan satu di antaranya adalah Toyota Alphard bernilai Rp 850 juta.
Fakta itu membuat daftar alat transportasi dan mesin milik Ondim terlihat ringkas, tetapi tetap menonjol karena ada mobil premium di dalamnya. Dua kendaraan lain yang dilaporkan adalah sepeda motor, sehingga komposisi garasinya tidak banyak, namun cukup memberi gambaran soal aset yang dimilikinya.
| Kendaraan | Tahun | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Kawasaki R270 | 2019 | Rp 45 juta | Hasil sendiri |
| Toyota Alphard | 2022 | Rp 850 juta | Hasil sendiri |
| Yamaha Nmax | 2024 | Rp 30 juta | Hasil sendiri |
Harta terbesar bukan dari kendaraan
Dalam laporan LHKPN yang disetor pada 31 Maret 2026, Syah Afandin melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp 11.663.075.347 dengan utang Rp 993.072.751. Setelah dikurangi utang, nilai bersih harta kekayaannya tercatat Rp 10.670.002.596.
Komposisi asetnya mencakup tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, serta kas dan setara kas. Dari seluruh komponen itu, porsi terbesar justru datang dari tanah dan bangunan.
Aset properti yang tersebar di Kota Langkat, Binjai, dan Deli Serdang bernilai total Rp 5,95 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas tercatat mencapai Rp 4.317.142.756.
Di bawah dua pos besar itu, terdapat surat berharga senilai Rp 37.923.591. Nilai kendaraan Rp 925 juta tetap menarik perhatian karena menjadi aset transportasi terbesar ketiga dalam laporan tersebut.
OTT KPK kembali menyeret nama Langkat
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi tangkap tangan itu, sementara status Syah Afandin saat diamankan masih terperiksa. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status pihak yang diamankan.
Syah Afandin menjadi Bupati Langkat kedua yang terjaring OTT KPK. Ia juga dikenal sebagai adik mantan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin.
Saat ini, Syah Afandin terpilih sebagai Bupati Langkat periode 2025-2030. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Langkat mendampingi Terbit Rencana Perangin-angin.
Pada 2022, Ondim juga sempat menjabat sebagai Plt Bupati Langkat setelah Terbit Rencana Perangin-angin terjerat kasus KPK. Karena itu, OTT terbaru ini kembali menempatkan Kabupaten Langkat dalam sorotan publik.
Meski demikian, detail yang paling mudah diingat dari laporan harta tersebut tetap sederhana: garasi Ondim hanya berisi 1 mobil dan 2 motor. Di antara ketiganya, Toyota Alphard tahun 2022 menjadi kendaraan yang paling menonjol karena nilainya jauh melampaui dua kendaraan roda dua lainnya.
