Apple disebut semakin dekat dengan langkah paling penting dalam proyek iPhone lipat pertamanya. Produksi massal perangkat itu disebut bisa dimulai paling cepat bulan depan, setelah komponen utama dan detail teknisnya masuk tahap akhir.
Kabar ini membuat proyek yang selama ini hanya beredar sebagai rumor terlihat jauh lebih nyata. Fokus Apple kini disebut bergeser dari pengembangan ke kesiapan manufaktur, terutama pada mekanisme engsel yang menjadi bagian paling krusial.
Spesifikasi utama sudah difinalkan
The Elec, mengutip sumber rantai pasok, melaporkan bahwa Apple telah memfinalkan spesifikasi utama untuk ponsel lipat perdananya. Komponen yang disebut sudah melalui validasi mencakup layar, chassis, dan struktur mekanis.
Laporan yang sama menyebut Apple juga telah menyelesaikan putaran pertama produksi percobaan pada April. Progres itu menunjukkan pengembangan perangkat berjalan sesuai jadwal menuju tahap produksi yang lebih besar.
Foxconn bersiap masuk produksi massal
Mitra manufaktur Apple, Foxconn, disebut bersiap memulai produksi massal pada akhir Juli. Jika jadwal ini bertahan, maka tahap produksi akan dimulai segera setelah pengujian dan validasi utama selesai.
Rumor sebelumnya juga menyebut perangkat ini tengah disiapkan untuk meluncur bersama iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Namun hingga kini Apple belum memberikan pengakuan resmi mengenai keberadaan handset tersebut.
Engsel masih jadi perhatian utama
Di antara semua komponen, engsel masih disebut sebagai titik paling menentukan. Sebelumnya, masalah pada engsel sempat dilaporkan memengaruhi laju pengembangan ponsel lipat Apple.
Sejumlah hambatan itu kini disebut sudah banyak terselesaikan, tetapi stabilisasi produksi modul engsel masih menjadi perhatian sebelum produksi berjalan penuh. Salah satu sumber industri yang dikutip menyebut Apple masih menghadapi tantangan dalam menstabilkan produksi modul tersebut.
Samsung Display pegang peran penting
Berbeda dengan sisi engsel, tidak ada masalah yang dilaporkan dari layar. Hal itu memperkuat posisi Samsung Display sebagai pemasok kunci dalam proyek ini.
Samsung Display sebelumnya dilaporkan telah memperoleh otorisasi untuk memproduksi modul OLED lipat setelah melampaui ambang hasil produksi minimum yang ditetapkan Apple. Tingkat yield akhirnya disebut di atas 80 persen, lebih tinggi dari patokan 70 persen yang diminta Apple.
Yield menjadi indikator penting untuk panel canggih seperti layar lipat karena menentukan efisiensi produksi dan tingkat cacat. Semakin tinggi angkanya, semakin besar peluang pemasok memenuhi volume pesanan dengan hasil yang stabil.
Samsung Display juga disebut telah mulai mengoperasikan sebagian lini produksi back-end di Vietnam. Langkah itu dilakukan untuk memenuhi pesanan awal sekitar tiga juta panel OLED lipat yang dijadwalkan dikirim tahun ini.
Masuk fase akhir pengembangan
Rangkaian perkembangan ini menunjukkan iPhone lipat Apple telah masuk tahap akhir pengembangan. Validasi komponen utama, produksi percobaan, kesiapan panel, dan persiapan produksi massal menjadi sinyal bahwa proyek tersebut semakin dekat ke realisasi komersial.
Nama final perangkat itu belum dipastikan. Laporan sebelumnya sempat menyebutnya sebagai iPhone Ultra, tetapi penamaan tersebut juga belum mendapat konfirmasi resmi dari Apple.
Perhatian pasar kini tertuju pada dua hal, yaitu apakah Foxconn benar-benar memulai produksi massal pada akhir Juli dan seberapa cepat Apple mampu menstabilkan modul engsel. Jika tidak ada perubahan berarti, iPhone lipat pertama Apple berpotensi menjadi salah satu peluncuran paling diperhatikan dalam lini iPhone mendatang.
