iPhone Air 2 Bisa Lebih Masuk Akal, Apple Disebut Benahi Kamera dan Baterai

iPhone Air generasi berikutnya tampaknya tidak hanya mengandalkan bodi supertipis dan warna baru. Bocoran terbaru menyebut Apple sedang memperbaiki dua keluhan terbesar dari model awalnya, yaitu kamera tunggal dan daya tahan baterai yang dianggap belum cukup meyakinkan.

Jika kabar ini tepat, iPhone Air 2 bisa menjadi perbaikan paling penting dari lini Air sejauh ini. Apple disebut tetap mempertahankan karakter ultra-tipisnya, tetapi memberi alasan yang lebih kuat bagi pengguna untuk melirik model ini.

Dua keluhan utama, dua sasaran perbaikan

Bloomberg, yang dikutip MacRumors dan Forbes, melaporkan bahwa Apple ingin menjaga bodi titanium yang sangat tipis sambil menambal dua titik lemah utama. Fokusnya ada pada penambahan kamera kedua di belakang dan peningkatan efisiensi daya lewat chip khusus yang lebih hemat energi.

Perubahan kamera ini menjadi sorotan paling mudah terlihat. Jika benar Apple menambahkan lensa ultra-wide 48MP di samping kamera utama 48MP yang sudah ada, maka kompromi paling mencolok pada iPhone Air generasi awal akan hilang.

Fokus PerbaikaniPhone Air AwalBocoran iPhone Air 2
Kamera belakangSatu kameraDua kamera, termasuk ultra-wide 48MP
Daya tahan bateraiDi bawah satu hariDitingkatkan lewat chip yang lebih efisien

Forbes, mengutip Mark Gurman dari Bloomberg, juga menyebut Apple ingin mempertahankan desain keseluruhan yang mirip dengan model saat ini. Sejumlah render 3D dari Jon Prosser bahkan memperlihatkan dua kamera diposisikan horizontal di camera bar, meski visual itu masih belum terkonfirmasi.

Susunan kamera seperti itu disebut dimungkinkan oleh penyusutan modul Face ID, yang memberi ruang internal tambahan. Dengan begitu, Apple bisa menambah lensa tanpa mengorbankan identitas ultra-tipis perangkat.

Baterai jadi target penting berikutnya

Masalah lain yang ikut dibenahi adalah ketahanan baterai. TechRadar, merujuk Bloomberg, menempatkan baterai bersama kamera sebagai dua kelemahan besar yang sedang dikerjakan Apple pada Air generasi berikutnya.

Di bagian ini, chip A20-series dengan proses 2nm disebut memegang peran penting. Chip tersebut dikabarkan membawa efisiensi yang lebih baik, sehingga perangkat mendapat dorongan performa sekaligus konsumsi daya yang lebih rendah.

Sejumlah kanal YouTube sempat mengklaim daya tahan baterainya bisa meningkat 100 persen, tetapi angka itu tidak disebut sebagai fakta. Yang lebih aman dipahami adalah bahwa efisiensi chip menjadi salah satu cara Apple mencoba memperpanjang umur pakai harian tanpa mengubah desain tipisnya secara drastis.

Tipis tetap dipertahankan, harga belum diperkirakan turun

Bocoran yang beredar juga konsisten soal material dan dimensi. Titanium chassis kabarnya tetap dipakai, sementara ketebalan bodi disebut berada di atau di bawah 5,6mm menurut beberapa sumber bocoran.

Artinya, Apple tampaknya tidak sedang mengubah Air menjadi iPhone tipis yang biasa saja. Strateginya justru mengarah ke perangkat yang tetap ekstrem secara desain, tetapi lebih masuk akal untuk kebutuhan harian.

Nama warna lavender juga ikut muncul sebagai pengganti sky blue, meski detail itu masih berada di level bocoran leaker. Bagi sebagian orang, warna bisa jadi nilai tambah, tetapi bukan inti dari pembaruan ini.

Posisi Air 2 di lini iPhone

Masalah terbesar iPhone Air sebenarnya bukan sekadar spesifikasi, melainkan alasan membeli. AppleInsider menilai Air berisiko mengulang nasib mini dan Plus bila tidak punya keunggulan yang mudah dipahami.

Karena itu, kombinasi dua kamera dan baterai yang lebih kuat bisa menjadi pembeda yang nyata. Tanpa perubahan tersebut, perangkat supertipis itu tetap mudah dipandang sebagai kompromi desain, bukan pilihan yang benar-benar masuk akal.

Di sisi harga, analis memperkirakan banderolnya akan berada di atau di atas titik awal saat ini, yaitu $999. Kenaikan komponen dan arah harga Apple yang cenderung naik di berbagai lini disebut menjadi pendorong utamanya.

Sejauh ini, semua informasi masih berada di ranah bocoran dan laporan tidak resmi. Namun jika arah ini benar, iPhone Air 2 tidak lagi hanya menjual tipisnya bodi, melainkan mencoba menjawab dua alasan terbesar yang membuat banyak orang ragu sejak awal.

Terkait