Harga Kijang Innova Reborn diesel bekas tahun muda masih bertahan tinggi di pasar mobil bekas. Untuk unit berusia sekitar tiga sampai empat tahun, banderolnya masih berada di atas Rp 300 juta.
Kondisi itu menunjukkan permintaan terhadap MPV diesel ini belum surut. Di pasar mobil bekas, Kijang Innova Reborn diesel tetap menjadi salah satu model yang banyak diburu.
Harga tahun muda masih sulit turun jauh
Untuk unit tahun 2022, harga yang muncul di laman jual mobil bekas online berada di kisaran Rp 315 juta sampai Rp 363 juta. Rentang itu dipengaruhi kondisi kendaraan dan catatan jarak tempuh.
Salah satu penawaran Innova Reborn diesel tahun 2022 tercatat Rp 315 juta dengan odometer 68.000 km. Ada juga unit tahun yang sama yang dipasarkan Rp 363 juta dengan jarak tempuh 26.000 km.
Harga keluaran tahun 2023 bahkan bergerak lebih tinggi lagi. Di pasar, banderolnya berada di atas Rp 350 juta.
Contohnya, Innova Reborn diesel matik tahun 2023 dengan odometer 48.000 km ditawarkan Rp 370 juta. Penawaran lain menyentuh Rp 380 juta untuk unit dengan jarak tempuh 30.000 km.
Selisih dengan mobil baru masih kecil
Jika dibandingkan dengan harga barunya saat ini, penyusutan nilainya tergolong tidak besar. Innova Reborn diesel baru dipasarkan Rp 417,8 juta untuk varian manual dan Rp 438,7 juta untuk varian matik.
Dengan acuan itu, unit bekas berusia sekitar tiga tahun yang ditawarkan Rp 380 juta hanya turun sekitar Rp 50 jutaan. Selisih tersebut memperlihatkan daya tahan harga jual kembali model ini masih kuat.
Bagi pembeli mobil bekas, kondisi seperti ini membuat Innova Reborn diesel tahun muda masuk kategori barang yang tidak mudah turun harga. Calon pembeli pun perlu menyiapkan dana yang masih relatif tinggi meski statusnya sudah bekas.
Mesin diesel dan penggerak belakang jadi daya tarik
Harga bekas yang masih tinggi tidak lepas dari karakter yang ditawarkan model ini. Mesin diesel pada mobil ini dikenal tangguh dan memiliki torsi besar.
Selain itu, Innova Reborn diesel tetap mengusung penggerak roda belakang. Kombinasi ini membuatnya menarik bagi konsumen yang mencari mobil keluarga untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Kontribusi varian diesel terhadap penjualan Kijang Innova secara keseluruhan juga disebut masih cukup besar. Faktor itu ikut menjaga minat pasar terhadap unit bekasnya.
Pembaruan tipis pada model baru
Versi Innova Reborn diesel matik yang saat ini dijual merupakan model terbaru dengan pembaruan ringan. Toyota memberi penyegaran tipis pada sisi eksterior dan interior.
Di bagian depan, mobil ini memakai grille baru dengan desain trapesium. Tampilannya menggabungkan tiga palang abu-abu dan bezel hitam ramping.
Lampu depan juga mendapat ubahan desain. Bentuknya dibuat lebih tajam untuk memberi kesan tegas.
Penyegaran berlanjut di bagian belakang. Emblem diposisikan ulang dan ada garnish hitam ramping yang memperbarui tampilannya.
Masuk ke kabin, salah satu pembaruan terlihat pada layar head unit 9 inci. Perangkat ini sudah mendukung konektivitas smartphone dan membawa layar yang lebih besar dibanding sebelumnya.
Mesin masih mengandalkan 2GD FTV
Untuk urusan performa, Toyota masih mengandalkan mesin diesel berkode 2GD FTV. Mesin ini berkonfigurasi empat silinder segaris 16 katup DOHC dengan VNT Intercooler.
Kapasitas mesinnya 2.393 cc. Tenaga maksimal yang dihasilkan mencapai 149 PS pada 3.400 rpm.
Torsi puncaknya berada di angka 342,2 Nm. Torsi tersebut tersedia pada rentang 1.200-2.800 rpm.
Karakter tenaga dan torsi itu menjadi salah satu alasan utama model ini tetap diminati. Di pasar mobil bekas, kombinasi mesin diesel dan penggerak roda belakang masih menjadi nilai jual yang sulit diabaikan.
Perbedaan harga antarunit tahun muda juga terlihat dipengaruhi jarak tempuh. Unit dengan odometer lebih rendah cenderung dipasarkan lebih mahal, meski selisih tahunnya tidak jauh.
Situasi itu terlihat jelas pada unit keluaran 2022 dan 2023 yang beredar di pasar. Karena itu, pencari Innova Reborn diesel bekas perlu mencermati tahun produksi, varian transmisi, dan catatan kilometer sebelum menilai apakah harga yang ditawarkan masih kompetitif.
Source: oto.detik.com






