
Miss Aura International 2026 resmi menutup rangkaian kompetisinya di Antalya, Turki, dengan Isabella Rosini dari Republik Ceko keluar sebagai juara. Di sisi lain, sorotan publik Indonesia tertuju pada Chevelyn Yang yang belum berhasil menembus placement, meski tetap membawa pulang penghargaan khusus.
Hasil itu lahir dari proses seleksi yang berjalan sejak masa karantina hingga babak grand final pada Jumat (22/5/2026). Penilaian sepanjang tahap kompetisi menjadi penentu siapa yang bertahan di setiap penyaringan dan akhirnya masuk ke posisi teratas.
Persaingan ketat sejak Top 20
Malam final langsung membuka pengumuman Top 20 yang berisi finalis dari banyak wilayah. Nama-nama yang masuk berasal dari Bashkortostan, Brasil, Chile, Kolombia, Republik Ceko, Jepang, Latvia, Belanda, Nigeria, Filipina, Polandia, Romania, Rusia, Sri Lanka, Spanyol, Tatarstan, Thailand, Turki, Amerika Serikat, dan Ukraina.
Komposisi itu memperlihatkan persaingan yang merata sejak awal. Semua finalis di tahap ini sudah melewati penilaian panjang sejak karantina dan mengamankan posisi di kelompok terbaik.
Dari swimsuit ke gaun malam
Setelah Top 20 diumumkan, para finalis kembali tampil dalam sesi swimsuit. Penampilan di babak ini menjadi salah satu penilaian penting sebelum dewan juri memilih 11 nama terbaik.
Sepuluh wakil lain kemudian tersisih dan hanya 11 finalis yang melanjutkan langkah. Mereka adalah Azaliya Timergalieva dari Bashkortostan, Barbara Wolfenson dari Chile, Melanie Portocarrero dari Kolombia, Isabella Rosini dari Republik Ceko, Anri Hayashi dari Jepang, Mariel Baltazar dari Filipina, Kamila Laskowska dari Polandia, Maria Katren Varzaru dari Romania, Natalia Santos dari Spanyol, Aleksandra Kochergina dari Tatarstan, dan Assuntina Chusak dari Thailand.
Babak berikutnya mempertemukan mereka lagi dalam sesi gaun malam. Dari sana, persaingan makin mengerucut karena hanya lima finalis yang bisa masuk ke tahap paling menentukan.
Lima nama terakhir menuju mahkota
Top 5 diisi Azaliya Timergalieva dari Bashkortostan, Barbara Wolfenson dari Chile, Melanie Portocarrero dari Kolombia, Isabella Rosini dari Republik Ceko, dan Aleksandra Kochergina dari Tatarstan. Kelima finalis ini kemudian tampil di sesi tanya jawab untuk memberi jawaban yang menjadi bagian akhir penilaian.
Hasil penentuan akhirnya menempatkan Isabella Rosini sebagai pemenang utama Miss Aura International 2026. Barbara Wolfenson dari Chile menyusul sebagai 1st Runner-Up, sementara Azaliya Timergalieva dari Bashkortostan menempati posisi 2nd Runner-Up.
Posisi lainnya diisi Aleksandra Kochergina dari Tatarstan sebagai 3rd Runner-Up dan Melanie Portocarrero dari Kolombia sebagai 4th Runner-Up. Dengan demikian, mahkota utama tahun ini resmi berlabuh di Republik Ceko setelah persaingan yang berlangsung ketat sejak awal kompetisi.
Hasil Indonesia dan penghargaan khusus
Bagi Indonesia, hasil akhir kali ini belum menghadirkan placement. Chevelyn Yang tidak masuk daftar finalis yang mendapatkan posisi di Top 5 maupun jajaran pemenang.
Meski begitu, Chevelyn tetap pulang dengan penghargaan Miss Intelligence yang diberikan pada masa karantina. Penghargaan itu membuat namanya tetap tercatat dalam perjalanan Miss Aura International 2026, meski langkahnya terhenti sebelum daftar placement diumumkan.
Source: www.idntimes.com




