
iCAR memperkenalkan i-SWIFT sebagai platform modular yang akan menjadi fondasi untuk lini kendaraan listrik globalnya. Arsitektur ini dirancang untuk menyatukan powertrain, sasis, dan sistem pintar agar performa tetap konsisten di berbagai kondisi jalan.
Di tengah persaingan mobil listrik yang makin ketat, langkah ini menunjukkan bahwa iCAR tidak hanya memburu desain menarik. Fokus utamanya ada pada basis teknik yang bisa dipakai lintas pasar, sekaligus menjaga karakter berkendara yang premium.
Fondasi teknis untuk EV global
i-SWIFT diposisikan sebagai kerangka utama pengembangan produk iCAR di level global. Model seperti ini penting karena platform modular dapat mempercepat pengembangan, menyederhanakan standar produksi, dan membuat adaptasi untuk pasar internasional jadi lebih efisien.
Pendekatan tersebut juga memudahkan penyatuan sistem penggerak, struktur bodi, dan teknologi pintar dalam satu arsitektur. Bagi produsen EV, strategi ini membantu menjaga kualitas produk tetap seragam tanpa mengorbankan fleksibilitas desain dan kebutuhan pasar.
iCAR V23 jadi model awal
iCAR V23 disebut sebagai salah satu model awal yang dibangun di atas i-SWIFT. Mobil ini disiapkan untuk pasar global dengan target menghadirkan kendaraan listrik yang lincah, fleksibel, dan tetap relevan untuk kebutuhan mobilitas modern.
Pada sektor kaki-kaki, V23 memakai konfigurasi suspensi depan double-wishbone atau MacPherson dan suspensi belakang five-link independent. Kombinasi ini ditujukan untuk menjaga kenyamanan, kestabilan, dan kontrol mobil saat dipakai di jalan perkotaan maupun medan yang lebih sulit.
Teknologi i-AWD dan mode berkendara
Salah satu sorotan utama ada pada sistem i-AWD atau intelligent All-Wheel Drive. Teknologi ini memakai kontrol elektronik untuk membagi torsi secara dinamis, sehingga mobil bisa beralih otomatis dari penggerak dua roda ke empat roda saat kondisi jalan berubah.
Sistem seperti ini penting untuk menjaga traksi di permukaan licin, berbatu, atau berlumpur. iCAR juga menyediakan enam mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, baik untuk efisiensi harian maupun medan berat.
- ECO
- Comfort
- Sport
- Slippery
- Off-Road
- Individual
Seluruh mode tersebut dapat diakses melalui voice command. Fitur ini membuat pengemudi bisa menyesuaikan karakter kendaraan tanpa banyak mengalihkan perhatian dari jalan.
Diuji di medan ekstrem
i-SWIFT tidak hanya dipromosikan sebagai konsep teknis, tetapi juga telah diuji di kondisi ekstrem. Pengujian dilakukan pada tanjakan curam dan area berlumpur untuk mengecek stabilitas, presisi handling, serta ketahanan sistem sebelum masuk tahap pasar yang lebih luas.
Uji seperti ini menjadi penting bagi kendaraan listrik global karena konsumen kini menilai EV bukan hanya dari desain dan jarak tempuh. Kemampuan menghadapi kondisi jalan nyata juga ikut menentukan daya saing sebuah model.
Strategi iCAR di Indonesia
Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia, menegaskan bahwa i-SWIFT merepresentasikan kekuatan teknologi yang dikembangkan perusahaan. Ia menyebut platform ini membawa kendaraan listrik yang fleksibel, berperforma, dan menawarkan pengalaman berkendara yang lebih premium.
Pernyataan itu sejalan dengan arah pasar Indonesia yang membutuhkan mobil listrik modern, tetapi tetap tangguh menghadapi ragam kondisi jalan. Dengan kombinasi teknologi adaptif, sistem penggerak cerdas, dan basis platform yang terstruktur, iCAR tampak bersiap memperkuat posisinya di segmen EV global.





