Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah memperkuat peran humas di lingkungan pemasyarakatan lewat kegiatan Penguatan dan Asistensi Kehumasan di Semarang. Langkah ini diarahkan agar petugas mampu mengelola informasi publik dengan lebih cepat, akurat, dan terpercaya.
Di tengah tuntutan keterbukaan informasi, kemampuan petugas humas menjadi semakin penting. Bagi satuan kerja pemasyarakatan, publikasi yang rapi bukan hanya soal menyebarkan kabar, tetapi juga menjaga citra lembaga melalui pesan yang jelas dan kredibel.
Fokus pada kualitas komunikasi publik
Kegiatan ini dibuka dengan materi Penguatan Kehumasan yang disampaikan Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono. Ia menekankan bahwa fungsi humas tidak berhenti pada distribusi informasi, tetapi juga pada menjaga kualitas pesan yang diterima masyarakat.
Penekanan tersebut sejalan dengan kebutuhan institusi pemasyarakatan untuk menghadirkan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Saat arus informasi bergerak cepat, ketepatan dan kejelasan pesan menjadi bagian penting dari tata kelola komunikasi.
Asistensi langsung untuk kerja lapangan
Setelah sesi penguatan, peserta mendapat asistensi dari Kelompok Kerja Komunikasi Publik. Materi yang diberikan mencakup penulisan rilis berita, pengelolaan media sosial, fotografi, dan videografi.
Rangkaian itu dirancang agar petugas tidak hanya memahami teori, tetapi juga bisa langsung menerapkannya dalam pekerjaan sehari-hari. Kegiatan kemudian ditutup dengan praktik serta presentasi kehumasan sebagai bentuk penguatan keterampilan yang sudah dipelajari.
| Materi Asistensi | Fokus Utama | Bentuk Kegiatan |
|---|---|---|
| Penulisan rilis berita | Penyusunan informasi publik yang jelas | Asistensi dan praktik |
| Pengelolaan media sosial | Publikasi yang lebih terarah | Asistensi dan praktik |
| Fotografi | Dokumentasi visual kegiatan | Asistensi dan praktik |
| Videografi | Penyajian informasi visual yang lebih kuat | Asistensi dan praktik |
Dorongan agar publikasi lebih berkualitas
Melalui penguatan ini, Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah berharap petugas kehumasan di berbagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan mampu menghasilkan publikasi yang kreatif, informatif, dan berkualitas. Hasil kerja yang lebih baik diharapkan bisa membuat program, inovasi, dan capaian kinerja Pemasyarakatan tersampaikan ke masyarakat secara lebih efektif.
Penguatan kapasitas humas juga diarahkan untuk membangun standar komunikasi yang lebih baik di setiap satuan kerja. Dengan kompetensi yang lebih kuat, petugas diharapkan mampu menjawab kebutuhan publik terhadap informasi yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel dari lingkungan Pemasyarakatan.
Source: betiklampung.com






