VivaTech di Paris tahun ini memperlihatkan satu arah yang makin jelas: kecerdasan buatan tidak lagi hanya dipamerkan sebagai konsep, tetapi sebagai alat yang siap dipakai di pabrik, gudang, logistik, dan rumah. Dari robot yang bergerak aktif hingga kulkas pintar yang bisa membantu urusan belanja, AI tampil lebih dekat dengan rutinitas harian.
Di tengah suasana pameran, perhatian pengunjung cepat tertuju pada demonstrasi yang paling mudah dilihat dampaknya. Bukan sekadar layar presentasi atau penjelasan teknis, tetapi perangkat nyata yang menunjukkan bagaimana AI mulai masuk ke ruang kerja dan ruang tinggal.
Robot humanoid dan robot anjing menarik kerumunan
Salah satu magnet utama datang dari robot humanoid bertenaga AI milik perusahaan China Unitree. Robot itu memperagakan gerakan tinju, latihan keseimbangan, dan sejumlah demonstrasi lain yang membuat banyak pengunjung berhenti untuk melihat lebih dekat.
Robot anjing juga terlihat bergerak di antara lorong-lorong pameran yang dipenuhi profesional teknologi dan investor. Kehadiran dua jenis mesin ini memperkuat kesan bahwa robotika kini bergerak ke arah kolaborasi langsung dengan manusia, bukan lagi sekadar pertunjukan konsep.
Rumah pintar ikut naik kelas lewat perangkat terhubung
Di luar robotika, sejumlah perusahaan menampilkan produk berbasis AI yang ditujukan untuk kebutuhan harian. Samsung menjadi salah satu yang menonjol dengan perangkat rumah tangga terhubung, termasuk kulkas pintar yang mampu melacak item makanan dan membuat daftar belanja digital melalui layar sentuh.
Pameran ini memberi gambaran bahwa rumah pintar bergerak ke arah sistem yang lebih otomatis dan saling terhubung. Fungsi perangkat tidak lagi berhenti pada pemakaian dasar, tetapi juga pada pengelolaan data dan bantuan pengambilan keputusan sederhana di rumah.
AI dibuat lebih mudah dipahami pengunjung
Selain robot dan perangkat rumah tangga, pengunjung juga tertarik pada permainan edukasi interaktif dan layar digital berukuran besar yang tersebar di area pameran. Elemen-elemen ini membantu membuat teknologi yang kompleks terasa lebih mudah diakses oleh pengunjung dari berbagai latar belakang.
Pendekatan seperti ini sejalan dengan tema besar acara yang menekankan penerapan praktis AI. Dengan format interaktif, pameran tidak hanya menarik perhatian pelaku industri, tetapi juga memberi ruang bagi pengunjung umum untuk melihat langsung bagaimana AI bekerja dalam kehidupan nyata.
Start-up dan pemimpin industri bertemu di satu panggung
Acara yang berlangsung hingga 20 Juni di Paris ini menarik kehadiran start-up dan pemimpin industri dari berbagai negara. Diskusi yang melibatkan eksekutif teknologi dan delegasi internasional diperkirakan akan berpusat pada inovasi, infrastruktur digital, dan perluasan peran AI dalam produk bisnis maupun konsumen.
Kehadiran banyak pihak dari berbagai sektor membuat VivaTech menjadi ajang pertemuan antara pembuat teknologi, investor, dan pengguna potensial. Dalam suasana itu, robot humanoid dan perangkat rumah pintar menjadi contoh paling nyata bahwa AI kini tidak lagi berada di laboratorium semata, melainkan sudah masuk ke ruang kerja dan ruang tinggal.







